Perhutani Dukung Kesiapsiagaan Bencana di Kabupaten Banyumas

Kedu Selatan (26/10) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bogangin, A. Nurudin DP, beserta jajaran menghadiri Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Kesiapsiagaan Bencana Kabupaten Banyumas Tahun 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Bendung Gerak Serayu, Desa Tambaknegara, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas.

Apel dipimpin oleh Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, dan diikuti oleh unsur pemerintah daerah, instansi terkait, serta berbagai elemen yang berperan dalam penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Banyumas.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana untuk menghadapi berbagai potensi bencana. Melalui apel tersebut, seluruh unsur yang terlibat diharapkan dapat meningkatkan koordinasi, memperkuat sinergi, serta mengoptimalkan upaya mitigasi dan penanganan bencana secara terpadu.

Kehadiran Kepala RPH Bogangin, A. Nurudin DP, beserta jajaran merupakan bentuk dukungan Perhutani terhadap upaya pemerintah daerah dalam membangun kesiapsiagaan lintas sektor. Sebagai bagian dari pengelolaan kawasan hutan, jajaran Perhutani turut berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan, mengantisipasi potensi gangguan ekosistem, serta mendukung upaya pencegahan bencana yang berkaitan dengan kondisi lingkungan dan kawasan hutan.

Kepala RPH Bogangin, A. Nurudin DP, menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, instansi kebencanaan, dan jajaran kehutanan merupakan faktor penting dalam memperkuat ketahanan wilayah terhadap risiko bencana. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat.

Melalui kegiatan ini, komitmen bersama untuk mewujudkan penanggulangan bencana yang cepat, tepat, dan terkoordinasi diharapkan semakin kuat. Kesiapsiagaan yang didukung oleh personel kompeten, peralatan memadai, serta kerja sama lintas sektor menjadi langkah penting untuk melindungi masyarakat dan meminimalkan dampak bencana di Kabupaten Banyumas.

(Kds/Bhs).

Editor: Febby

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *