Perhutani Tingkatkan Patroli dan Pengawasan Pascakarhutla di Gunung Pakuwaja

KEDU UTARA (29/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), pengelola basecamp, dan relawan melaksanakan kegiatan pencegahan pascakebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Pakuwaja, wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Dieng, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo, pada Minggu (25/10).

Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga keamanan kawasan hutan pascakebakaran sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya dan dampak karhutla. Melalui patroli, pemantauan, dan edukasi, seluruh pihak bersinergi untuk mencegah potensi kebakaran berulang serta menjaga kelestarian kawasan hutan.

Administratur KPH Kedu Utara, Dimyati, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah bahu-membahu dalam penanganan karhutla di Gunung Pakuwaja. Menurutnya, sinergi antara Perhutani, masyarakat, pengelola basecamp, dan relawan merupakan wujud kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian hutan.

“Perhutani mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan karhutla di Gunung Pakuwaja. Setelah kebakaran berhasil ditangani, upaya pencegahan harus terus dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa. Demi keselamatan pengunjung dan pemulihan kondisi kawasan, wisata pendakian Gunung Pakuwaja hingga saat ini masih ditutup sampai dinyatakan aman dan terdapat pemberitahuan resmi mengenai pembukaan kembali,” ungkap Dimyati.

Pengelola basecamp Gunung Pakuwaja, Ahmad Pranoto, menegaskan komitmennya untuk mendukung langkah Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan dan keselamatan pengunjung. Ia menyatakan bahwa pengelola basecamp siap menaati peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan Perhutani, termasuk mengenai penutupan sementara jalur pendakian.

“Kami sebagai pengelola basecamp akan menaati peraturan yang telah ditetapkan Perhutani. Kami juga mengimbau masyarakat dan calon pendaki untuk mematuhi ketentuan penutupan serta tidak melakukan pendakian sebelum ada informasi resmi mengenai pembukaan kembali,” ujar Ahmad.

Perhutani bersama LMDH, pengelola basecamp, dan relawan akan terus memperkuat koordinasi serta meningkatkan kewaspadaan pascakarhutla. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam menjaga kelestarian hutan, melindungi lingkungan, dan memastikan kawasan tetap aman bagi masyarakat. (Kdu/Nurul)

Editor: Febby

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *