Perhutani Tambah Tenaga Kerja untuk Percepat Persiapan Penanaman

CEPU (02/11/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kedewan menambah tenaga kerja pembuat lubang tanam dalam rangka mempercepat persiapan kegiatan penanaman. Langkah tersebut dilakukan untuk mengejar kesiapan lahan agar pelaksanaan penanaman dapat berjalan sesuai jadwal dan target yang telah direncanakan. Penambahan tenaga kerja ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pekerjaan di lapangan (02/11).

Mewakili Administratur KPH Cepu, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kedewan Agun Supriyanto menyampaikan bahwa percepatan pembuatan lubang tanam menjadi salah satu tahapan penting dalam mempersiapkan kegiatan penanaman. Dengan penambahan tenaga kerja, diharapkan volume pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat sehingga seluruh lokasi yang telah direncanakan dapat dipersiapkan sebelum memasuki waktu penanaman.

“Persiapan tanaman harus dilakukan secara matang dan tepat waktu. Penambahan tenaga pembuat lubang ini merupakan upaya kami untuk mempercepat pekerjaan di lapangan sehingga ketika jadwal penanaman tiba, lahan sudah siap dan kegiatan dapat berjalan sesuai target,” ungkap Agun Supriyanto.

Sementara itu, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kedewan Totok Sutomo mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan pekerjaan pembuatan lubang tanam. Menurutnya, selain memperhatikan kecepatan penyelesaian pekerjaan, kualitas serta ketepatan jarak dan ukuran lubang juga harus menjadi perhatian agar tanaman nantinya dapat tumbuh dengan baik dan optimal.

Salah satu tenaga pembuat lubang tanam, Darmin, mengungkapkan bahwa dirinya bersama tenaga kerja lainnya berupaya menyelesaikan pekerjaan sesuai arahan petugas Perhutani. Ia merasa senang dapat dilibatkan dalam kegiatan persiapan penanaman karena selain membantu kelancaran pekerjaan kehutanan, kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan untuk memperoleh penghasilan melalui pekerjaan di sekitar kawasan hutan.

Melalui penambahan tenaga pembuat lubang tanam, Perhutani BKPH Kedewan berharap seluruh tahapan persiapan penanaman dapat diselesaikan tepat waktu. Upaya ini sekaligus mencerminkan komitmen Perhutani dalam meningkatkan kesiapan kegiatan penanaman, memperkuat keterlibatan masyarakat sekitar hutan, serta mendukung keberhasilan pembangunan hutan yang lestari dan berkelanjutan. (Cpu/Pai).

Editor: Febby

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *