Perhutani Perkuat Komunikasi dengan Masyarakat Dukuh Ngawen untuk Menjaga Kelestarian Hutan

GROBOGAN (02/11/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gedangan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Padas, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama Ketua Rukun Tetangga (RT) dan warga Dukuh Ngawen, Desa Padas, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, pada Senin (02/11). Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan sekaligus membangun komunikasi yang baik antara Perhutani dan masyarakat sekitar hutan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas Perhutani berkomunikasi secara langsung dengan perwakilan masyarakat untuk menjalin koordinasi serta memperoleh informasi mengenai kondisi lingkungan di sekitar kawasan hutan. Melalui pendekatan langsung, diharapkan hubungan antara petugas Perhutani dan masyarakat dapat terus terpelihara sehingga tercipta kerja sama yang baik dalam mendukung pengelolaan hutan.

Komsos juga menjadi salah satu upaya Perhutani untuk membangun kedekatan dengan masyarakat desa hutan. Komunikasi yang terbuka diharapkan dapat menjadi sarana penyampaian informasi, memperkuat kepedulian bersama, serta mendukung terciptanya situasi lingkungan yang aman dan kondusif.

Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Padas Riry Osmaroza, saat ditemui di tempat berbeda, menyampaikan bahwa komunikasi dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas Perhutani di lapangan. Menurutnya, hubungan yang baik dengan warga dapat mendukung kelancaran koordinasi dan pengelolaan kawasan hutan.

“Kami terus mendorong jajaran di lapangan untuk menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar hutan. Melalui kegiatan komsos, Perhutani dapat membangun hubungan yang lebih dekat, memperkuat koordinasi, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kelestarian hutan,” ujar Riry Osmaroza.

Sementara itu, salah satu warga Dukuh Ngawen, Mujiono, menyambut baik kegiatan komunikasi yang dilakukan Perhutani. Ia berharap hubungan antara petugas Perhutani dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga komunikasi mengenai berbagai hal di lingkungan sekitar hutan dapat berjalan dengan baik.

“Kegiatan seperti ini menjadi kesempatan bagi kami untuk berkomunikasi langsung dengan pihak Perhutani. Kami berharap hubungan baik dan koordinasi seperti ini terus terjaga sehingga masyarakat dan Perhutani dapat saling mendukung dalam menjaga lingkungan sekitar hutan,” ujar Mujiono.

Perhutani KPH Semarang melalui jajaran BKPH Padas berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan sinergi dengan masyarakat desa hutan. Dengan hubungan yang baik dan koordinasi berkelanjutan, diharapkan pengelolaan hutan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi kelestarian hutan dan masyarakat sekitar. (Smg/Noe)

Editor: Farah

Copyright ©️ 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *