Perhutani KPH Pekalongan Timur Optimalkan Program CSR Penghijauan untuk Hutan Lestari Berkelanjutan

PEKALONGAN TIMUR, (11/05/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur melaksanakan kegiatan sulaman tanaman pada areal kerja sama Corporate Social Responsibility (CSR) bersama Tower Bersama Infrastructure Group (TBIG), Jumat (09/05). Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen dalam menjaga keberhasilan tanaman serta mendukung kelestarian lingkungan.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Administratur KPH Pekalongan Timur Haris Setiana dan dihadiri perwakilan TBIG, Kholik. Sulaman dilaksanakan pada lokasi tanaman hasil kerja sama penghijauan yang sebelumnya telah dilakukan sebagai bentuk sinergi antara Perhutani dan pihak swasta dalam mendukung rehabilitasi serta pelestarian kawasan hutan.

Sulaman tanaman dilakukan pada titik-titik tanaman yang mengalami pertumbuhan kurang optimal maupun tanaman mati agar tingkat keberhasilan tanaman tetap terjaga dan tujuan penghijauan dapat tercapai secara maksimal. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam pemeliharaan tanaman agar kawasan hutan tetap hijau dan produktif.

Administratur KPH Pekalongan Timur Haris Setiana menyampaikan bahwa kegiatan sulaman merupakan tahapan penting dalam pengelolaan tanaman hutan. Menurutnya, keberhasilan suatu program penghijauan tidak hanya berhenti pada proses penanaman, tetapi juga memerlukan perawatan dan pemeliharaan secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa kerja sama CSR bersama TBIG menjadi bentuk kolaborasi positif antara Perhutani dan perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan serta pembangunan berkelanjutan. Melalui program tersebut, diharapkan kawasan hutan dapat memberikan manfaat ekologis maupun sosial bagi masyarakat sekitar.

“Hari ini, kegiatan sulaman ini merupakan bentuk keseriusan Perhutani dalam menjaga keberhasilan tanaman hasil kerja sama CSR bersama TBIG. Kami berharap tanaman dapat tumbuh optimal sehingga mampu mendukung kelestarian lingkungan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat maupun kawasan hutan,” ungkap Haris Setiana.

Selain melaksanakan sulaman, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk melakukan pengecekan kondisi tanaman, evaluasi tingkat pertumbuhan, serta monitoring lapangan guna memastikan program penghijauan berjalan sesuai harapan. Administratur bersama tim turut berdialog dengan petugas lapangan terkait kondisi areal dan langkah pemeliharaan yang perlu dilakukan ke depan.

Sementara itu, perwakilan TBIG, Kholik, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan baik bersama Perhutani KPH Pekalongan Timur dalam pelaksanaan program CSR bidang lingkungan. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi wujud kepedulian perusahaan terhadap pelestarian alam dan keberlanjutan ekosistem.

Ia berharap program penghijauan yang telah berjalan dapat terus dipelihara dan dikembangkan sehingga memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar, khususnya dalam menjaga kualitas udara, mencegah erosi, serta mendukung keberlangsungan sumber daya alam.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Pekalongan Timur yang terus mendampingi dan menjaga keberhasilan program ini. Harapan kami, tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar,” jelas Kholik.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta terlibat langsung dalam proses sulaman tanaman sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kelestarian kawasan hutan.

Melalui kegiatan tersebut, Perhutani KPH Pekalongan Timur kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengelolaan hutan lestari melalui kolaborasi bersama berbagai pihak, termasuk dunia usaha. Dengan sinergi yang baik, diharapkan program penghijauan dan rehabilitasi hutan dapat berjalan optimal serta mampu menjaga fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan bagi generasi saat ini maupun generasi mendatang. (Pkt/Ran)

Editor: Diono

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *