Perhutani Gandeng Pesanggem dan LMDH untuk Mendukung Persiapan Penanaman 2026

MANTINGAN (26/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan terus meningkatkan sinergi dengan masyarakat desa hutan untuk mendukung keberhasilan program penanaman tahun 2026. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan rencana penanaman bersama pesanggem dan anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Tunjungsari di petak 89A1, wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kedungrejo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Medang, KPH Mantingan.

Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kedungrejo, Joko Tri, tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai rencana pelaksanaan penanaman sekaligus mempersiapkan kebutuhan teknis di lapangan. Persiapan meliputi pemasangan acir sebagai penanda titik tanam dan pembuatan lubang tanam agar pelaksanaan penanaman berjalan tertib, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan teknis yang telah ditetapkan.

Administratur KPH Mantingan, Bagas Avianto, melalui Kepala RPH Kedungrejo, Joko Tri, menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan merupakan bagian penting untuk memastikan kesiapan pelaksanaan penanaman tahun 2026.

“Penanaman tahun 2026 diharapkan dapat segera dilaksanakan setelah seluruh persiapan di lapangan terpenuhi. Kami mengajak pesanggem dan anggota LMDH untuk bersama-sama mempersiapkan acir serta lubang tanam sesuai dengan ketentuan teknis. Persiapan yang baik menjadi salah satu kunci keberhasilan penanaman sehingga tanaman dapat tumbuh optimal dan kelestarian hutan tetap terjaga,” ujar Joko Tri mewakili Administratur KPH Mantingan.

Sementara itu, anggota LMDH Jati Tunjungsari, Indroyono, menyampaikan kesiapan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan penanaman bersama Perhutani.

“Kami merasa senang karena Perhutani selalu melibatkan masyarakat sebagai mitra dalam kegiatan pengelolaan hutan. Kami siap mendukung persiapan maupun pelaksanaan penanaman agar dapat segera diselesaikan dengan baik. Harapan kami, koordinasi dan komunikasi antara Perhutani dan masyarakat terus terjalin sehingga kerja sama ini semakin kuat dan memberikan manfaat bagi kelestarian hutan serta masyarakat sekitar,” ungkap Indroyono.

Melalui kegiatan tersebut, Perhutani KPH Mantingan berharap persiapan penanaman tahun 2026 dapat berjalan optimal dengan dukungan aktif masyarakat desa hutan. Sinergi antara Perhutani, pesanggem, dan LMDH menjadi bagian penting dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari, produktif, dan berkelanjutan. (Mnt/Ism)

Editor: Farah

Copyright ©️ 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *