BOYOLALI (20/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Salam, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Padas, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama warga Dusun Krobokan, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Selasa (20/10). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan tanaman tahun 2026 sekaligus menyampaikan informasi mengenai rencana kegiatan kepada para pesanggem agar dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 orang pesanggem dan anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Mulyo. Pertemuan berlangsung melalui diskusi dan komunikasi langsung antara Perhutani dan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Perhutani memberikan pemahaman mengenai pentingnya koordinasi dalam persiapan tanaman agar para pesanggem mengetahui rencana kegiatan dan turut mendukung pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Diskusi berlangsung lancar dan interaktif. Kehadiran para pesanggem dan anggota LMDH Jati Mulyo menjadi bagian penting dalam menyamakan pemahaman serta memperkuat koordinasi antara Perhutani dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan. Dengan komunikasi yang baik sejak tahap perencanaan, pelaksanaan kegiatan tanaman tahun 2026 diharapkan dapat berjalan tertib dan sesuai dengan rencana.
Kepala BKPH Padas, Riry Osmaroza, saat ditemui di tempat terpisah, menyampaikan bahwa komunikasi dengan pesanggem dan LMDH perlu dilakukan agar informasi mengenai rencana tanaman dapat diterima secara jelas oleh masyarakat. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam memahami rencana kegiatan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran persiapan tanaman.
“Melalui kegiatan komsos ini, kami ingin memastikan bahwa rencana tanaman tahun 2026 dapat tersampaikan dengan baik kepada para pesanggem. Kami berharap komunikasi dan koordinasi yang terjalin dapat meningkatkan pemahaman bersama sehingga persiapan hingga pelaksanaan kegiatan tanaman dapat berjalan dengan lancar dan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku,” ujar Riry Osmaroza.
Sementara itu, salah seorang warga Dusun Krobokan, Ashori, menyambut baik kegiatan komunikasi yang dilaksanakan Perhutani bersama para pesanggem dan LMDH Jati Mulyo. Menurutnya, pertemuan secara langsung memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai rencana tanaman serta memahami hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya.
“Kegiatan seperti ini membantu kami sebagai warga dan pesanggem untuk mengetahui rencana tanaman tahun 2026. Dengan adanya penjelasan dan diskusi bersama Perhutani, kami berharap informasi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik sehingga kegiatan nantinya bisa berjalan lancar melalui kerja sama yang baik,” ujar Ashori.
Perhutani KPH Semarang melalui BKPH Padas akan terus mendorong komunikasi dan koordinasi dengan pesanggem serta LMDH sebagai bagian dari upaya mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Sinergi antara Perhutani dan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesiapan pelaksanaan kegiatan tanaman tahun 2026 sekaligus menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar hutan. (Smg/Noe)
Editor: Nasyia
Copyright © 2026
















Leave a Reply