PURWOREJO (20/06/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman pohon dan pelestarian lingkungan yang diselenggarakan di kawasan Pantai Dewa Ruci Jatimalang, Kabupaten Purworejo, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 pada Sabtu (20/06).
Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi berbagai pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan ekosistem laut. Acara dihadiri oleh Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, S.H.; Komandan Kodim 0708 Purworejo, Letkol Inf. Ketut Hendra Budihardja beserta jajaran; Polres Purworejo; pimpinan BUMN dan BUMD; Dewan Pengawas Indonesia Off-Road Federation (IOF); komunitas off-road; komunitas klub motor Purworejo; unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda); serta berbagai elemen masyarakat.
Dari KPH Kedu Selatan hadir Administratur/Kepala KPH Kedu Selatan, Nandang Kusnandar; Wakil Administratur/KSKPH, Yudi Noviar; Asisten Perhutani/Kepala BKPH Purworejo, Supriyanto; Komandan Regu Polisi Hutan Mobil, Harum Digdo; serta seluruh Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) di wilayah BKPH Purworejo.
Kegiatan diawali dengan penanaman pohon cemara laut di sepanjang kawasan pesisir Pantai Dewa Ruci Jatimalang. Penanaman tersebut bertujuan memperkuat sabuk hijau pantai, mengurangi risiko abrasi, serta menciptakan lingkungan pesisir yang lebih lestari dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Administratur/Kepala KPH Kedu Selatan, Nandang Kusnandar, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon dan pelestarian lingkungan di kawasan Pantai Dewa Ruci Jatimalang merupakan bentuk nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian sumber daya alam dan ekosistem pesisir.
“Kami mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam kegiatan ini. Penanaman cemara laut, pelepasan tukik, dan pelepasan burung ke habitat alaminya merupakan langkah konkret untuk menjaga keseimbangan ekosistem serta meningkatkan kualitas lingkungan pesisir. Perhutani KPH Kedu Selatan mendukung penuh upaya pelestarian lingkungan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan sebagai investasi jangka panjang bagi keberlanjutan sumber daya alam dan kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi yang kuat, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat sehingga tercipta ekosistem yang sehat, lestari, dan mampu memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang,” ungkapnya.
Sebagai institusi yang memiliki peran penting dalam pengelolaan sumber daya hutan dan lingkungan, KPH Kedu Selatan mendukung penuh upaya rehabilitasi kawasan pesisir melalui partisipasi aktif dalam kegiatan penanaman pohon. Kehadiran Perhutani juga menjadi bentuk komitmen dalam memperluas gerakan penghijauan, tidak hanya di kawasan hutan, tetapi juga pada ekosistem penyangga yang memiliki fungsi ekologis penting.
Selain kegiatan penanaman pohon, acara juga diwarnai dengan pelepasan tukik atau anak penyu secara simbolis ke laut. Pelepasan tukik tersebut menjadi simbol kepedulian bersama terhadap kelestarian ekosistem laut dan keberlangsungan habitat satwa yang dilindungi. Kegiatan tersebut mendapat perhatian dan antusiasme tinggi dari seluruh peserta yang hadir.
Sementara itu, Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, S.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan pelestarian lingkungan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian alam dan memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan yang sehat.
“Kegiatan penanaman pohon, pelepasan tukik, dan pelestarian satwa ini merupakan wujud kepedulian bersama terhadap keberlanjutan lingkungan hidup. Pemerintah Kabupaten Purworejo sangat mendukung setiap upaya yang bertujuan menjaga kelestarian kawasan pesisir dan ekosistem laut. Kami berharap sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, Perhutani, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga upaya pelestarian lingkungan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan demi masa depan generasi mendatang,” ujarnya.
Tidak hanya itu, pelepasan burung ke alam bebas juga dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian keanekaragaman hayati dan keseimbangan ekosistem. Kegiatan ini menggambarkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga kelangsungan lingkungan hidup.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta menyampaikan bahwa peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam bagi generasi mendatang.
Melalui kegiatan penanaman cemara laut, pelepasan tukik, dan pelestarian satwa, diharapkan kawasan Pantai Dewa Ruci Jatimalang dapat terus menjadi kawasan pesisir yang hijau, lestari, dan produktif. KPH Kedu Selatan berkomitmen untuk terus mendukung program-program pelestarian lingkungan melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan demi terwujudnya ekosistem yang sehat dan berkelanjutan. (Kds/Bhs)
Editor: Diono
Copyright © 2026
















Leave a Reply