BANYUMAS TIMUR (12/10/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur mendukung kegiatan Jumat Bersih di Desa Jatilawang, Kecamatan Wanayasa, melalui sinergi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Wanayasa dan pemerintah desa, Jumat (09/10). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi musim penghujan dengan menjaga kebersihan selokan, gorong-gorong, dan sungai agar aliran air tidak terhambat oleh sampah maupun material yang menumpuk.
Kegiatan Jumat Bersih menjadi salah satu bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kesiapsiagaan lingkungan. Ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, saluran air yang tersumbat dapat menghambat aliran dan meningkatkan risiko genangan. Karena itu, pembersihan saluran perlu dilakukan sebelum permasalahan muncul, disertai kebiasaan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Administratur KPH Banyumas Timur melalui Plt. Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangkobar, Sindar Pasaribu, menyampaikan bahwa menjaga lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan maupun wilayah permukiman. Menurutnya, kegiatan kebersihan seperti ini memiliki manfaat langsung karena membantu menjaga kelancaran aliran air sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Jumat Bersih merupakan langkah sederhana yang memiliki manfaat besar apabila dilakukan secara rutin. Menjelang musim penghujan, Perhutani bersama masyarakat perlu memastikan saluran air tidak tersumbat dan lingkungan tetap terjaga. Perhutani mendukung kegiatan seperti ini karena kepedulian terhadap lingkungan perlu dibangun melalui tindakan nyata dan kerja bersama,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kondisi lingkungan saling berkaitan. Sampah yang dibuang sembarangan dapat terbawa aliran air dan menumpuk di saluran, gorong-gorong, maupun sungai. Oleh sebab itu, upaya menjaga kebersihan tidak cukup dilakukan saat kegiatan kerja bakti saja, tetapi perlu menjadi kebiasaan sehari-hari.
Kepala RPH Wanayasa, Sungkowo, menjelaskan bahwa keterlibatan petugas Perhutani dalam kegiatan bersama ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya menjaga lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan. Menurutnya, kepedulian masyarakat terhadap kebersihan saluran air menjadi salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara langsung.
“Perhutani berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat semakin peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. Selokan, gorong-gorong, dan sungai perlu dijaga agar aliran air tetap lancar. Selain membersihkan saluran, masyarakat juga perlu menjaga kebiasaan membuang sampah pada tempatnya agar hasil kegiatan ini dapat bertahan dalam jangka panjang,” jelasnya.
Kepala Desa Jatilawang, Lindawaty, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan Jumat Bersih. Ia menilai kerja bersama menjadi modal penting untuk membangun lingkungan desa yang bersih dan lebih siap menghadapi musim penghujan. Partisipasi warga juga diperlukan agar pemeliharaan lingkungan tidak hanya bergantung pada kegiatan yang diselenggarakan pemerintah.
“Kami mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan, terutama dengan memastikan selokan dan saluran air tidak tersumbat sampah. Kegiatan Jumat Bersih diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan bersama untuk menjaga desa tetap bersih dan mengurangi risiko gangguan akibat saluran air yang tidak lancar,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Banyumas Timur mendukung upaya membangun kepedulian lingkungan melalui tindakan preventif dan gotong royong. Pembersihan saluran air perlu disertai pemeriksaan berkala, terutama pada titik-titik yang mudah mengalami penumpukan sampah atau material. Dengan demikian, potensi hambatan aliran dapat diketahui lebih awal dan ditangani sesuai kebutuhan.
Sinergi antara Perhutani, Forkopimcam Wanayasa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjaga dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan. Semangat Melangkah Bersama Merawat Hutan juga tercermin dalam kepedulian terhadap lingkungan sekitar, sebab menjaga alam membutuhkan tindakan nyata, tanggung jawab bersama, dan kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten. (Byt/Mei)
Editor: Nisa
Copyright © 2026
















Leave a Reply