Perhutani KPH Cepu Bersama LMDH Wana Tani Makmur Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Hutan dan Lingkungan

CEPU (13/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan menjaga hutan dari berbagai bentuk kerusakan pada Senin (12/10). Kerusakan lingkungan akibat penebangan liar, pembakaran hutan, pembuangan sampah sembarangan, serta pemanfaatan sumber daya alam yang tidak bertanggung jawab dapat menimbulkan dampak serius bagi kehidupan manusia.

Mewakili Administratur KPH Cepu, Wakil Administratur KPH Cepu, Lukman Jayadi, menyampaikan bahwa kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Menurutnya, hutan memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan alam, menyerap karbon, menghasilkan oksigen, serta menjadi penyangga kehidupan masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak hutan. Dampak kerusakan lingkungan bukan hanya dirasakan saat ini, tetapi juga dapat mengancam kehidupan generasi mendatang. Mari kita tumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga hutan dan memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana,” ungkap Lukman Jayadi.

Sementara itu, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Tani Makmur, Ahmad Dian Purnama, menegaskan bahwa masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian alam. Ia mengajak seluruh anggota LMDH dan warga untuk membiasakan perilaku ramah lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan, tidak membakar lahan secara tidak terkendali, serta ikut merawat tanaman dan pohon di lingkungan sekitar.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa kerusakan lingkungan dapat merugikan kita semua, baik dari sisi kesehatan, ekonomi, maupun keselamatan. Karena itu, mari bersama-sama menjaga hutan dan lingkungan demi kehidupan yang lebih baik,” tutur Ahmad Dian Purnama.

Perhutani KPH Cepu bersama LMDH Wana Tani Makmur berharap sinergi antara pengelola hutan, masyarakat, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus ditingkatkan untuk mencegah kerusakan lingkungan. Berbagai langkah, seperti penghijauan, penanaman pohon, pencegahan kebakaran hutan, serta edukasi mengenai pentingnya pelestarian alam, perlu dilaksanakan secara berkelanjutan.

Melalui kerja sama tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya memanfaatkan hasil hutan untuk memenuhi kebutuhan hidup, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestariannya agar fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi hutan tetap terpelihara. (Cpu/Pai).

Editor: Nasyia

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *