KENDAL (25/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Mangkang bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kaliwungu Selatan secara rutin melaksanakan peninjauan panen jagung melalui program pengembangan sampel ubinan di kawasan hutan agroforestry, Rabu (25/06). Kegiatan tersebut bertujuan mengukur tingkat produktivitas tanaman sekaligus mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan ini dihadiri Kepala RPH Mangkang beserta jajaran, PPL Kecamatan Kaliwungu Selatan, serta perwakilan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Darupono. Peninjauan yang berlangsung di kawasan hutan tersebut merupakan bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan lahan melalui pola agroforestry. Selain itu, kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui hasil panen pesanggem pada musim tanam saat ini. Dalam pelaksanaannya, petugas Perhutani bersama PPL melakukan pengukuran petak sampel tanaman jagung menggunakan bingkai ubinan guna memperoleh data produktivitas yang akurat.
Administratur KPH Kendal melalui Kepala RPH Mangkang, Mardiyono, menyampaikan bahwa data hasil ubinan menjadi acuan penting untuk mengevaluasi keberhasilan musim panen sekaligus merancang perbaikan teknik budidaya pada musim tanam berikutnya.
“Data ubinan sangat penting untuk memperkirakan produktivitas tanaman jagung per hektare secara akurat. Selain itu, data tersebut juga digunakan untuk mengetahui besaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang harus dibayarkan oleh pesanggem kepada negara. Panen raya ini merupakan hasil penerapan teknologi pertanian yang baik dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi petani setempat dalam meningkatkan produksi jagung,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Perhutani KPH Kendal secara berkelanjutan mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah menuju swasembada pangan melalui kerja sama agroforestry dengan masyarakat sekitar hutan. Pemanfaatan lahan di bawah tegakan hutan diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian sekaligus menjaga kelestarian kawasan hutan.
Sementara itu, perwakilan PPL Kecamatan Kaliwungu Selatan menyampaikan bahwa keberhasilan panen jagung tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Perhutani, PPL, dan kelompok tani yang selama ini berjalan dengan baik.
“Panen ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Perhutani, PPL, dan kelompok tani. Harapannya, produksi jagung dapat terus meningkat sehingga kesejahteraan petani juga ikut terangkat. Kami mengapresiasi langkah Perhutani yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan di bawah tegakan hutan secara produktif. Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ubinan dan peninjauan panen jagung ini, Perhutani KPH Kendal berharap produktivitas pertanian di kawasan hutan dapat terus meningkat. Sinergi antara Perhutani, pemerintah, dan masyarakat diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan melalui pengelolaan lahan yang produktif dan berkelanjutan. (Kdl/Tmy)
Editor: Ulfa
Copyright © 2026
















Leave a Reply