Kampanye Hijau Gaya Baru: Langkah Taktis Perhutani Cegah Kerusakan Estetika Hutan Tuban

KEBONHARJO (13/07/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo bersama Kelompok Pemuda Pencinta Lingkungan dan Masyarakat Desa Hutan (MDH) Desa Sokogunung, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, melaksanakan kegiatan pemasangan spanduk larangan membuang sampah di sepanjang jalan kawasan hutan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu sore hingga malam (12/07).

Aksi pemasangan spanduk dilakukan di kawasan hutan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tawaran sebagai upaya menekan maraknya pembuangan sampah liar di jalur kawasan hutan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Spanduk berwarna merah mencolok tersebut menarik perhatian karena menggunakan kalimat yang bernuansa humor sekaligus persuasif, yakni, “JANGAN BUANG SAMPAH DI SEPANJANG JALAN HUTAN INI. CINTAI ALAM ATAU AKU AKAN MENCINTAIMU!” Spanduk dipasang di sejumlah titik strategis agar mudah terlihat oleh para pengguna jalan yang melintas.

Mewakili Administratur/Kepala KPH Kebonharjo, Asisten Perhutani/Kepala BKPH Tawaran, Junaedi, mengapresiasi inisiatif para pemuda dan MDH Desa Sokogunung. Menurutnya, gerakan tersebut merupakan bentuk edukasi publik yang kreatif sekaligus mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian kawasan hutan.

“Kami sangat mengapresiasi langkah kreatif dari para pemuda dan MDH Desa Sokogunung. Pemasangan spanduk dengan pesan yang unik ini menjadi media edukasi yang menarik bagi masyarakat. Permasalahan sampah di sepanjang jalan kawasan hutan masih menjadi tantangan, sehingga sinergi seperti ini sangat dibutuhkan untuk menjaga hutan tetap bersih dan lestari,” ujar Junaedi.

Ia menambahkan, Perhutani berharap aksi serupa dapat dilaksanakan di lokasi lain sehingga mampu meningkatkan kesadaran para pengguna jalan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan dalam mencegah praktik pembuangan sampah secara ilegal di kawasan hutan.

Sementara itu, perwakilan Kelompok Pemuda Pencinta Lingkungan, Arif, mengatakan bahwa jalan di kawasan hutan merupakan aset bersama yang harus dijaga kebersihan dan kelestariannya. Menurutnya, pendekatan kreatif melalui pesan yang unik diharapkan dapat menyadarkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

“Kami berharap melalui spanduk ini masyarakat dan para pengguna jalan berpikir dua kali sebelum membuang sampah di kawasan hutan. Menjaga alam adalah tanggung jawab kita bersama demi lingkungan yang bersih dan lestari,” ungkap Arif.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Kebonharjo berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan kawasan hutan terus meningkat. Sinergi antara Perhutani, pemuda, dan masyarakat desa hutan diharapkan mampu menciptakan lingkungan hutan yang bersih, sehat, dan lestari bagi generasi mendatang. (Kbh/Ari)

Editor: Hening

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *