Perhutani Kenalkan Pengelolaan Hutan kepada Siswa SMA N 1 Banjarnegara

Perhutani Kenalkan Pengelolaan Hutan kepada Siswa SMA N 1 Banjarnegara

Perhutani, KPH Kedu Selatan (7/9) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Banjarnegara memberikan ruang pembelajaran lapangan bagi siswa SMA Negeri 1 Banjarnegara untuk mengenal lebih dekat pengelolaan hutan pinus pada Sabtu (05/09/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Persemaian Pinus petak 4T, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Watubelah, BKPH Banjarnegara, KPH Kedu Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pengalaman secara langsung mengenai proses awal pembangunan dan pemeliharaan hutan, khususnya melalui kegiatan persemaian. Didampingi Mandor Persemaian Aminudin, para siswa diajak mengenal berbagai tahapan pembibitan tanaman pinus, mulai dari penyiapan bibit dan pemeliharaan hingga pentingnya menghasilkan bibit yang sehat dan berkualitas sebelum ditanam di kawasan hutan.

Aminudin menjelaskan bahwa persemaian memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan pengelolaan hutan. Melalui proses persemaian yang baik, bibit tanaman dipersiapkan agar mampu tumbuh secara optimal ketika ditanam di lapangan. Penjelasan tersebut menjadi pembelajaran praktis bagi para siswa mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan sejak tahap paling awal.

Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan dengan mengamati secara langsung aktivitas di persemaian serta berdiskusi mengenai tanaman pinus dan pengelolaan hutan. Pembelajaran di lapangan tersebut memberikan pemahaman bahwa keberadaan hutan tidak terlepas dari proses panjang, mulai dari pembibitan, penanaman, dan pemeliharaan hingga pengelolaan secara berkelanjutan.

Kegiatan edukatif tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan dan kelestarian hutan. Selain memperoleh pengetahuan, para siswa juga mendapatkan gambaran nyata mengenai peran Perhutani dalam menjaga dan mengelola sumber daya hutan secara bertanggung jawab.

Perhutani terus membuka ruang kolaborasi edukatif dengan dunia pendidikan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan pentingnya hutan kepada generasi muda. Melalui pembelajaran langsung di kawasan hutan, diharapkan tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga hutan sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat dan generasi mendatang. (Kds/Bhs).

Editor: Baim

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *