KEDU UTARA (07/09/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara terus mendorong sinergi dengan masyarakat dan pegiat lingkungan dalam menjaga kelestarian kawasan hutan. Salah satunya melalui koordinasi bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Argo Sejahtera Desa Kemuning dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jawi untuk membahas persiapan rencana lomba fotografi sekaligus upaya pelestarian satwa di kawasan hutan Desa Kemuning, wilayah kerja Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Candiroto, BKPH Candiroto, Kamis (03/09).
Koordinasi tersebut menjadi ruang bersama untuk menyusun konsep kegiatan fotografi yang diharapkan mampu mengangkat keindahan alam, potensi keanekaragaman hayati, serta keberadaan satwa liar yang menjadi bagian penting dari ekosistem hutan. Melalui karya fotografi, masyarakat dan generasi muda diharapkan semakin mengenal sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Candiroto, Suparyanto, menyampaikan bahwa Perhutani mendukung kegiatan positif yang dapat menjadi sarana edukasi sekaligus kampanye pelestarian hutan.
“Lomba fotografi ini bukan sekadar kompetisi untuk mencari karya terbaik, tetapi juga menjadi media untuk mengenalkan kekayaan alam dan satwa di kawasan hutan. Perhutani berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kepedulian bersama agar kelestarian hutan tetap terjaga,” ujarnya.
Direktur LSM Jawi, Denis, mengatakan bahwa fotografi memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan konservasi secara menarik kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan satwa di kawasan hutan perlu dijaga bersama dengan tetap memperhatikan aturan dan kelestarian habitatnya.
Sementara itu, Sekretaris LMDH Argo Sejahtera, Supadi, menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai keterlibatan masyarakat desa hutan menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan hutan sekaligus mengenalkan potensi alam Desa Kemuning.
Melalui kolaborasi Perhutani, LMDH Argo Sejahtera, dan LSM Jawi, rencana kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan edukasi konservasi, menggali potensi wisata berbasis alam, serta membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan satwa di dalamnya. (Kdu/Nurul)
Editor: Farah
Copyright ©️ 2026
















Leave a Reply