Perhutani Ajak Generasi Muda Peduli dan Lestarikan Lingkungan

RANDUBLATUNG (16/09/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung bersama Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Pesantren Sabilul Muttaqien (PSM) Randublatung dan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang berkolaborasi menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada generasi muda melalui program ECOGENZ. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-83 PSM Randublatung yang diisi dengan edukasi dan aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan, Selasa (15/09).

Kegiatan yang berlangsung di YPI PSM Randublatung, Kabupaten Blora, tersebut dikemas melalui Green Talk: Kenali dan Rawat Si Jati, Pohon Sejuta Manfaat. Sebanyak 25 siswa sekaligus santri SMK PSM Randublatung mengikuti kegiatan dengan antusias. Para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai pohon jati, tetapi juga diajak memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui tindakan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Mewakili Administratur KPH Randublatung Rovi Tri Kuncoro, Kepala Subseksi Kemitraan Produktif Juwarno menjelaskan bahwa pohon jati memiliki manfaat yang luas bagi lingkungan maupun kehidupan manusia.

“Manfaat bagi lingkungan di antaranya membantu menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, membantu menjaga keseimbangan ekosistem, dan mengurangi erosi tanah. Sedangkan manfaat bagi manusia yaitu menghasilkan kayu bernilai ekonomi, dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat, serta menyediakan habitat bagi berbagai makhluk hidup,” ungkapnya.

Juwarno menambahkan, keberadaan pohon jati tidak semata-mata dipandang dari hasil kayunya. Upaya menanam dan merawat pohon merupakan bagian dari menjaga keseimbangan lingkungan serta keberlanjutan sumber daya hutan untuk generasi mendatang.

Hal senada disampaikan Pendamping Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) KPH Randublatung Daruwati. Menurutnya, pengenalan lingkungan kepada generasi muda menjadi langkah penting untuk membangun kepedulian terhadap alam.

“Kegiatan ini sangat penting bagi generasi muda agar peduli dengan alam,” katanya.

Ketua YPI PSM Randublatung Alifa Nur Fitri mengatakan, kegiatan ECOGENZ merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan pendidikan. Hal tersebut selaras dengan tema HUT ke-83 PSM, yaitu Eratkan Persatuan PSM Berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, santri SMK PSM Randublatung bisa memanfaatkan alam sesuai tema HUT ke-83. Kami ingin kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya menjadi materi, tetapi menjadi kebiasaan dan aksi nyata di sekolah,” ujarnya.

Menurut Alifa, manusia memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan memakmurkan bumi sebagai khalifah fil ardh. Oleh karena itu, pemanfaatan alam harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab.

Materi kemudian dilanjutkan oleh mahasiswa UIN Walisongo yang tergabung dalam Walisongo Public Relations Community (WPRC), Naila Syarifah dan Atina Alda Sadena. Para siswa dikenalkan dengan pengolahan sampah organik melalui pembuatan ekoenzim dan mikroorganisme lokal (MOL).

“Ekoenzim dan MOL ini bermanfaat bagi alam karena mampu mengolah sampah rumah tangga menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Dari sisa dapur untuk bumi lestari. Bumi lestari dimulai dari langkah sederhana hari ini,” tutur Naila.

Kepala SMK PSM Randublatung Mulyono mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, ECOGENZ memberikan pengalaman pembelajaran secara langsung kepada siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan.

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen untuk memberikan pendidikan tidak hanya tentang pengetahuan, tetapi juga bagaimana menjaga lingkungan,” jelasnya.

Kolaborasi Perhutani, YPI PSM Randublatung, dan UIN Walisongo tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran generasi muda untuk mencintai lingkungan, mengenal manfaat pohon jati, serta membiasakan pengelolaan sampah secara bijak. Dengan langkah sederhana yang dilakukan sejak lingkungan sekolah, kepedulian terhadap kelestarian alam diharapkan dapat tumbuh menjadi budaya yang berkelanjutan. (Rdb/Jun)

Editor: Farah

Copyright ©️ 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *