Perhutani Tingkatkan Kolaborasi dengan Masyarakat Desa demi Kelestarian Hutan

TELAWA (01-10-2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangrayung melaksanakan koordinasi dengan Pemerintah Desa Putatnganten, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, sebagai upaya mencegah gangguan keamanan hutan (gukamhut) sekaligus memperkuat sinergi dalam pengelolaan kawasan hutan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (01/10).

Koordinasi yang dilaksanakan di rumah Kepala Desa Putatnganten tersebut dihadiri Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Termas Heri Supriyanto, Kepala Desa Putatnganten Suprijadi, serta jajaran perangkat desa. Pertemuan tersebut bertujuan mempererat komunikasi dan kerja sama dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan hutan, seperti pencurian kayu, perambahan kawasan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta aktivitas lain yang dapat mengganggu fungsi hutan. Selain itu, pertemuan membahas rencana kerja sama agroforestri pada musim tanam 2027.

Administratur KPH Telawa melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Termas Heri Supriyanto menyampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan hutan membutuhkan keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat sekitar hutan. Dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat pengamanan kawasan sehingga setiap potensi gangguan keamanan hutan dapat ditangani secara cepat dan tepat.

“Sinergi antara Perhutani dan pemerintah desa merupakan kunci dalam menciptakan keamanan kawasan hutan. Kami berharap komunikasi dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi menjaga kelestarian hutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Heri Supriyanto.

Selain membahas aspek keamanan, koordinasi tersebut juga membahas pemanfaatan kawasan hutan oleh masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Perhutani memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan tanaman komoditas, seperti jagung dan palawija lainnya, melalui kerja sama produktif yang diharapkan dapat memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun sinergi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Perhutani bersama masyarakat memiliki peran dalam menjaga keamanan kawasan serta memastikan fungsi hutan tetap berjalan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Desa Putatnganten Suprijadi menyambut baik kegiatan koordinasi tersebut. Ia menyatakan komitmen pemerintah desa untuk terus mendukung upaya Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan.

Menurutnya, masyarakat desa memiliki keterkaitan yang erat dengan keberadaan hutan sebagai salah satu penyangga kehidupan. Karena itu, menjaga dan melestarikan kawasan hutan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi pemerintah desa, masyarakat, dan Perhutani.

Melalui koordinasi tersebut, Perhutani KPH Telawa berharap hubungan baik antara Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan kawasan hutan yang aman, lestari, dan berkelanjutan. Dengan sinergi yang terjaga, manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi hutan diharapkan dapat terus dirasakan oleh masyarakat desa hutan. (TLW/W3P)

Editor: Intan

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *