Perhutani KPH Mantingan Dorong Ketahanan Pangan melalui Agroforestry Bersama Masyarakat Penggarap Hutan

MANTINGAN (16/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan terus menjalin komunikasi dengan masyarakat yang memanfaatkan kawasan hutan melalui kegiatan agroforestry. Upaya ini dilakukan untuk mendorong pemanfaatan lahan secara produktif sekaligus mendukung Asta Cita dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, bertepatan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Mantingan, Joyo Suwito, di kawasan hutan RPH Mantingan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kebon, KPH Mantingan. Melalui pendekatan dan komunikasi langsung dengan masyarakat, Perhutani mendorong para penggarap untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan melalui pola agroforestry yang produktif dan berkelanjutan.

Agroforestry menjadi salah satu upaya untuk mengembangkan potensi pangan di kawasan hutan dengan memadukan kegiatan pertanian dan pengelolaan hutan secara bertanggung jawab. Melalui pola ini, masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi dari lahan garapan sekaligus turut menjaga kelestarian hutan.

Mewakili Administratur KPH Mantingan, Joyo Suwito menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di kawasan hutan.

“Melalui agroforestry, kami mendorong masyarakat agar dapat memanfaatkan lahan secara produktif dan bertanggung jawab. Kami berharap upaya ini dapat mendukung Asta Cita di bidang ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian hutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Joyo Suwito.

Sementara itu, Samin selaku penggarap hutan menyampaikan dukungannya terhadap upaya mewujudkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan kawasan hutan dengan pola agroforestry.

“Kami sebagai penggarap siap mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan hutan untuk kegiatan agroforestry. Harapannya, hasil dari lahan garapan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ungkap Samin.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Mantingan berharap agroforestry dapat terus dikembangkan sebagai bentuk sinergi dengan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan penggarap, serta menjaga kelestarian hutan secara berkelanjutan. (Mnt/Ism)

Editor: Nasyia

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *