Antisipasi Pembalakan Liar, Perhutani Pemalang Perkuat Komitmen Sinergi Bersama Aparat Kepolisian

PEMALANG (14/07/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pemalang melaksanakan kunjungan koordinasi dan silaturahmi ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Pemalang, Kabupaten Pemalang, pada Senin (13/07). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan serta menyamakan langkah dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang musim kemarau.

Rombongan Perhutani yang terdiri atas Administratur KPH Pemalang Heri Nur Afandi, Wakil Administratur KPH Pemalang, dan jajaran diterima langsung oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pemalang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rendy Setia Permana.

Administratur KPH Pemalang Heri Nur Afandi menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh jajaran Polres Pemalang. Ia menegaskan bahwa sinergi antara Perhutani dan kepolisian sangat penting dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan.

“Tujuan kegiatan ini adalah mempererat silaturahmi serta memperkuat hubungan antara Perhutani dan kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa koordinasi yang baik diperlukan untuk memastikan seluruh pihak memiliki tujuan dan langkah yang selaras. Dengan saling mendukung dan bekerja sama, sinergi antara Perhutani dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diharapkan dapat berlangsung secara berkesinambungan dalam menjaga keamanan kawasan hutan.

Dengan adanya koordinasi tersebut, pengamanan kawasan hutan di wilayah KPH Pemalang diharapkan semakin optimal melalui pendekatan kolaboratif antara Perhutani dan aparat kepolisian.

Sementara itu, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana menyampaikan apresiasi atas kunjungan koordinasi yang dilakukan oleh jajaran Perhutani. Ia menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung upaya menjaga kondusivitas wilayah dan keamanan kawasan hutan. Menurutnya, koordinasi menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Melalui kerja sama yang baik antara berbagai pihak, potensi gangguan keamanan dapat dicegah dan ditangani secara lebih efektif.

“Melalui strategi pendekatan dan komunikasi sosial (komsos), upaya pengendalian dan pembinaan masyarakat dapat dilakukan secara efektif. Kami berharap prosedur administratif dalam permintaan patroli gabungan tetap dijalankan sebagaimana mestinya, seperti yang telah berjalan selama ini,” tegasnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun sinergi lintas sektor guna memperkuat pengamanan kawasan hutan sekaligus menjaga hubungan baik antara Perhutani dan aparat penegak hukum di tingkat wilayah. (Pml/Sks)

Editor: Naya

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *