Cara Perhutani Kejajar Amankan Jalur Pendakian Sindoro Jelang Puncak Libur Panjang

KEDU UTARA (23/06/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melaksanakan koordinasi dan komunikasi sosial dengan pengelola Basecamp Pendakian Gunung Sindoro via Sigedang yang berada di Desa Tambi, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan tersebut dilaksanakan di basecamp yang berada di kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sigedang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo pada Sabtu (20/06), sebagai upaya meningkatkan keamanan jalur pendakian serta kesiapan menghadapi peningkatan jumlah pendaki pada musim liburan.

Koordinasi tersebut membahas sejumlah hal penting, di antaranya kondisi keamanan jalur pendakian, kesiapan sarana dan prasarana basecamp, pengelolaan sampah hasil aktivitas pendakian, serta langkah-langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi meningkat pada musim kemarau.

Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Wonosobo, Naufl Rafif, menyampaikan bahwa keberadaan basecamp pendakian memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan kawasan hutan yang aman dan lestari. Oleh karena itu, sinergi antara Perhutani dan pengelola basecamp perlu terus diperkuat.

“Koordinasi ini menjadi langkah bersama untuk memastikan jalur pendakian Gunung Sindoro via Sigedang tetap aman dan nyaman bagi para pendaki. Selain itu, Perhutani juga memberikan edukasi terkait pencegahan karhutla serta pentingnya pengelolaan sampah pendakian agar kelestarian kawasan hutan tetap terjaga. Mengingat musim liburan biasanya diikuti peningkatan jumlah pendaki, seluruh pihak perlu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,” ujar Naufl Rafif.

Ia menambahkan bahwa para pendaki diharapkan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan, serta membawa kembali sampah yang dihasilkan selama pendakian. Kesadaran dan partisipasi para pengunjung dinilai sangat penting dalam menjaga kelestarian ekosistem hutan di kawasan Gunung Sindoro.

Sementara itu, Pengelola Basecamp Pendakian Gunung Sindoro via Sigedang, Mualimin, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan dukungan yang diberikan Perhutani melalui kegiatan koordinasi tersebut. Pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada para pendaki sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di sekitar jalur pendakian.

“Kami menyambut baik koordinasi yang dilakukan Perhutani. Masukan terkait keamanan jalur, fasilitas basecamp, pengelolaan sampah, serta pencegahan karhutla menjadi perhatian bersama. Menghadapi musim liburan, kami juga telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung dan mengimbau para pendaki untuk selalu menjaga kebersihan serta mematuhi aturan yang berlaku,” ungkap Mualimin.

Melalui koordinasi dan komunikasi yang intensif antara Perhutani dan pengelola basecamp, diharapkan aktivitas wisata pendakian Gunung Sindoro via Sigedang dapat berjalan dengan aman, tertib, dan tetap mengedepankan aspek kelestarian lingkungan. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan sekaligus mendukung pengembangan wisata alam yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Wonosobo. (Kdu/Nurul)

Editor: Hening

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *