PEKALONGAN TIMUR (08/06/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur menerima kunjungan kerja Direktur Operasional Perum Perhutani, Natalas Anis, di Kantor KPH Pekalongan Timur, Jumat (05/06). Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi serta evaluasi pelaksanaan perlindungan hutan dan pengamanan aset negara di wilayah kerja KPH Pekalongan Timur.
Kedatangan Direktur Operasional disambut langsung oleh Administratur KPH Pekalongan Timur, Haris Setiana, beserta jajaran manajemen dan petugas teknis. Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai kegiatan yang dilanjutkan dengan dialog dan diskusi mengenai berbagai upaya perlindungan hutan yang telah dilaksanakan serta tantangan yang dihadapi di lapangan.
Administratur KPH Pekalongan Timur, Haris Setiana, menyampaikan gambaran umum kondisi kawasan hutan yang dikelola KPH Pekalongan Timur, termasuk berbagai langkah strategis dalam menjaga keamanan kawasan, mencegah gangguan keamanan hutan, serta memperkuat sinergi dengan masyarakat, aparat penegak hukum, dan para pemangku kepentingan lainnya.
Ia menjelaskan bahwa perlindungan hutan merupakan salah satu prioritas utama dalam pengelolaan kawasan hutan. Berbagai upaya preventif dan represif terus dilakukan untuk menjaga kelestarian sumber daya hutan dari ancaman pencurian kayu, perambahan kawasan, kebakaran hutan dan lahan, maupun bentuk gangguan keamanan hutan lainnya yang berpotensi merugikan negara dan lingkungan.
“Kami terus berupaya meningkatkan efektivitas perlindungan hutan melalui penguatan patroli keamanan, pembinaan masyarakat sekitar hutan, serta menjalin koordinasi yang baik dengan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait. Dukungan dari manajemen pusat menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja di bidang perlindungan hutan,” ujar Haris Setiana.
Sementara itu, Direktur Operasional Perum Perhutani, Natalas Anis Harjanto, menyampaikan apresiasi atas berbagai langkah yang telah dilakukan jajaran KPH Pekalongan Timur dalam menjaga kelestarian kawasan hutan. Menurutnya, perlindungan hutan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan.
Dalam dialog yang berlangsung interaktif, Natalas Anis Harjanto menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan hutan tidak hanya diukur dari aspek produksi, tetapi juga dari kemampuan menjaga kawasan hutan agar tetap aman, lestari, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Perlindungan hutan adalah tanggung jawab bersama. Hutan yang aman menjadi modal utama dalam mendukung keberhasilan pengelolaan perusahaan sekaligus menjaga fungsi ekologis dan sosial yang sangat penting bagi masyarakat. Saya mengapresiasi komitmen jajaran KPH Pekalongan Timur yang terus berupaya menjaga kawasan hutan melalui berbagai pendekatan yang melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan terkait,” ungkap Natalas Anis.
Selain membahas strategi perlindungan hutan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bertukar informasi mengenai berbagai inovasi yang dapat diterapkan dalam mendukung pengamanan kawasan hutan. Berbagai masukan dan arahan dari Direktur Operasional diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran KPH Pekalongan Timur untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan hutan di wilayah kerjanya.
Diskusi juga menyoroti pentingnya pendekatan sosial dalam perlindungan hutan. Keterlibatan masyarakat sekitar hutan dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan kondisi kawasan yang aman dan kondusif. Oleh karena itu, program pemberdayaan masyarakat dan komunikasi yang intensif dengan berbagai kelompok masyarakat perlu terus diperkuat sebagai bagian dari strategi perlindungan hutan yang berkelanjutan.
Kunjungan kerja tersebut berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kesamaan persepsi dan langkah strategis antara manajemen pusat dan unit pengelola di lapangan dalam menjaga keberlanjutan fungsi hutan sebagai aset negara yang memiliki nilai ekologis, sosial, dan ekonomi yang penting.
Sementara itu, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Rimba Lestari, Desa Gumelem, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Suparman, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan komitmen Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan melalui pendekatan yang melibatkan masyarakat desa hutan.
“Kami berharap sinergi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan dapat terus ditingkatkan. Dengan komunikasi yang baik dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, kami optimistis keamanan kawasan hutan akan semakin terjaga, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan tetap lestari untuk generasi mendatang,” ujar Suparman.
Dengan adanya kunjungan Direktur Operasional Perum Perhutani ke KPH Pekalongan Timur, semakin mempertegas komitmen perusahaan dalam memperkuat perlindungan hutan, meningkatkan efektivitas pengamanan kawasan, serta memastikan pengelolaan hutan yang profesional, lestari, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, lingkungan, dan negara. (Pkt/Ran)
Editor: Diono
Copyright © 2026













Leave a Reply