PEKALONGAN TIMUR (19/06/2026) | Dalam upaya memperkuat perlindungan dan pengamanan kawasan hutan negara, BKPH Karanganyar KPH Pekalongan Timur menggelar kegiatan patroli bersama yang melibatkan jajaran Perhutani dan masyarakat sekitar hutan.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Departemen Perlindungan Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah, Panca Putra M. Sihite, didampingi Asisten Perhutani/Kepala BKPH Karanganyar, Purwo Karyo Utomo, yang mewakili Administratur KPH Pekalongan Timur.
Patroli bersama juga melibatkan petugas lapangan, tenaga pengamanan hutan, serta Kelompok Tani Sadap (KTS) yang dipimpin Juri sebagai bentuk nyata sinergi antara Perhutani dan masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber daya hutan.
Kegiatan diawali dengan apel dan pengarahan kepada seluruh peserta patroli. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Departemen Perlindungan Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah, Panca Putra M. Sihite, menegaskan bahwa perlindungan hutan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat yang selama ini menggantungkan mata pencahariannya dari hasil hutan.
Menurutnya, keberadaan Kelompok Tani Sadap memiliki peran strategis sebagai mitra Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan dari berbagai ancaman, seperti pencurian hasil hutan, perambahan lahan, kebakaran hutan, maupun aktivitas lain yang dapat merusak kelestarian hutan.
“Patroli bersama ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antara Perhutani dengan masyarakat. Kami berharap keberadaan Kelompok Tani Sadap dapat menjadi garda terdepan dalam membantu menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk ikut berpartisipasi dalam pelestarian hutan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan hutan tidak hanya diukur dari hasil produksi, tetapi juga dari kemampuan menjaga kelestarian kawasan agar tetap memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan.
Sementara itu, Administratur KPH Pekalongan Timur melalui Asisten Perhutani/Kepala BKPH Karanganyar, Purwo Karyo Utomo, menyampaikan bahwa patroli bersama merupakan salah satu kegiatan rutin yang terus ditingkatkan sebagai upaya preventif dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan hutan.
Menurutnya, keberhasilan pengamanan kawasan hutan selama ini tidak lepas dari dukungan dan kerja sama masyarakat desa sekitar hutan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian sumber daya hutan.
“Melalui patroli bersama ini kami ingin memperkuat sinergi yang telah terjalin dengan baik antara Perhutani dan masyarakat. Hutan yang aman dan lestari akan memberikan manfaat yang besar bagi semua pihak, baik dari aspek lingkungan maupun ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim patroli melakukan peninjauan ke sejumlah petak hutan yang menjadi wilayah kerja BKPH Karanganyar. Selain memantau kondisi tegakan dan keamanan kawasan, petugas juga melakukan dialog dengan masyarakat sekitar hutan guna menyerap berbagai informasi yang berkaitan dengan potensi gangguan keamanan hutan.
Ketua Kelompok Tani Sadap, Juri, menyambut baik pelaksanaan patroli bersama tersebut. Ia menyampaikan bahwa kelompok tani sadap siap mendukung setiap program Perhutani yang bertujuan menjaga kelestarian dan keamanan hutan.
Menurutnya, masyarakat yang selama ini memperoleh manfaat dari hasil hutan memiliki kewajiban moral untuk turut menjaga keberlangsungan sumber daya hutan agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
“Kami merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga hutan. Melalui kegiatan seperti ini, kami semakin memahami pentingnya menjaga kawasan hutan dari berbagai bentuk gangguan. Kami siap bersinergi dengan Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan,” ujarnya.
Patroli bersama berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Selain memperkuat pengawasan di lapangan, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih erat antara Perhutani dan masyarakat sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.
Melalui kegiatan patroli bersama tersebut, Perhutani KPH Pekalongan Timur berharap tercipta kesadaran kolektif bahwa hutan merupakan aset negara yang memiliki fungsi sangat penting bagi kehidupan. Dengan terjalinnya sinergi yang kuat antara Perhutani, Kelompok Tani Sadap, dan masyarakat sekitar hutan, upaya perlindungan kawasan hutan dapat berjalan lebih efektif sehingga kelestarian hutan tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat luas. (Pkt/Ran)
Editor: Naya
Copyright © 2026













Leave a Reply