Hadir di Ponpes Raudlatul Muta’allimin, Perhutani Perkuat Benteng Sosial Lewat Jalur Santri

PEKALONGAN TIMUR (02/06/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur menunjukkan komitmennya dalam menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat melalui kehadiran pada kegiatan Khotmil Qur’an yang diselenggarakan Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimin di Desa Majalangu, Minggu (31/05).

Dalam kegiatan tersebut, Perhutani diwakili oleh Asper BKPH Bawang, Sugiarto, yang hadir mewakili Administratur KPH Pekalongan Timur. Acara berlangsung khidmat di bawah asuhan Ustadz Nur Muhammad Zain dan dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, santri, wali santri, serta masyarakat sekitar.

Kehadiran Perhutani dalam kegiatan keagamaan ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan sosial dengan masyarakat desa sekitar hutan. Selain menjalankan tugas pengelolaan sumber daya hutan secara lestari, Perhutani juga berkomitmen mendukung kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh para santri Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimin. Suasana religius dan penuh kekhusyukan mewarnai jalannya kegiatan yang menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Sugiarto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Khotmil Qur’an yang dinilai memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, dan memiliki kepedulian sosial serta lingkungan.

“Perhutani mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimin atas terselenggaranya kegiatan Khotmil Qur’an ini. Semoga para santri yang telah menyelesaikan pembacaan Al-Qur’an senantiasa mendapatkan keberkahan dan mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap hubungan baik antara Perhutani dan masyarakat, khususnya lembaga pendidikan keagamaan, dapat terus terjalin dengan harmonis,” ujar Sugiarto.

Ia menambahkan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan karakter bangsa, tidak hanya sebagai pusat pendidikan keagamaan tetapi juga sebagai lembaga pembinaan moral dan spiritual yang mampu mencetak generasi berintegritas dan berwawasan luas.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimin, Ustadz Nur Muhammad Zain, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Perhutani dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Pekalongan Timur yang telah berkenan hadir dalam kegiatan Khotmil Qur’an ini. Kehadiran Perhutani memberikan semangat dan motivasi bagi para santri serta masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan dan membangun lingkungan yang harmonis,” ungkapnya.

Selain menjadi sarana syiar Islam, kegiatan Khotmil Qur’an juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarberbagai elemen masyarakat. Suasana penuh kehangatan yang tercipta selama kegiatan semakin memperkuat hubungan sosial yang telah terjalin baik selama ini.

Melalui partisipasi dalam kegiatan tersebut, Perhutani KPH Pekalongan Timur menegaskan komitmennya untuk tidak hanya fokus pada pengelolaan hutan dan peningkatan produktivitas perusahaan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan masyarakat sekitar hutan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh pengasuh pondok pesantren, memohon keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bagi masyarakat, para santri, serta Perhutani dalam menjalankan amanah pengelolaan hutan negara demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. (Pkt/Ran)

Editor: Hening

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *