KPH Mantingan Perkuat Sinergi dengan LMDH Wonosuro Joyo untuk Persiapan Tanam 2026

MANTINGAN (28/08/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngiri, Pariyo, didampingi para Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) di wilayah BKPH Ngiri, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wonosuro Joyo, Damijan, di Kantor BKPH Ngiri, Jumat (28/08).

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara Perhutani dan LMDH dalam persiapan pelaksanaan kegiatan tanam tahun 2026 sekaligus meningkatkan pengamanan kawasan hutan di wilayah BKPH Ngiri.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BKPH Ngiri beserta jajaran, para KRPH di wilayah BKPH Ngiri, Ketua LMDH Wonosuro Joyo, serta pengurus dan anggota LMDH Wonosuro Joyo.

Kepala BKPH Ngiri, Pariyo, menyampaikan bahwa LMDH diharapkan turut mendukung persiapan kegiatan tanam 2026, antara lain melalui persiapan lahan, pembuatan ajir, dan penyiapan tenaga tanam dari anggota LMDH.

Selain persiapan tanam, aspek keamanan hutan menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Pariyo menyampaikan bahwa masih terdapat potensi pencurian kayu dan perambahan, terutama di kawasan petak yang berbatasan dengan wilayah lain. Karena itu, laporan cepat dari masyarakat apabila menemukan gangguan keamanan sangat diperlukan.

“Jumat, 28 Agustus, saya bersama para KRPH di wilayah BKPH Ngiri melaksanakan komsos dengan Ketua LMDH Wonosuro Joyo. Agenda utama yang kami bahas adalah persiapan tanam 2026 dan keamanan hutan. Saya meminta bantuan LMDH untuk menggerakkan anggotanya. Untuk keamanan, kita tidak bisa bekerja sendiri. Kami berharap LMDH aktif memantau dan segera melaporkan apabila menemukan gangguan. Dengan sinergi ini, saya yakin hutan BKPH Ngiri dapat tetap aman dan program tanam dapat berjalan dengan baik,” ujar Pariyo.

LMDH Wonosuro Joyo menyatakan kesiapan untuk mendukung program KPH Mantingan. Sebanyak 60 anggota LMDH akan dilibatkan dalam kegiatan tanam 2026. Selain itu, LMDH juga akan membentuk dua regu pengamanan hutan untuk mendukung kegiatan patroli di wilayah RPH Wonosuro Joyo.

Ketua LMDH Wonosuro Joyo, Damijan, menyampaikan apresiasi kepada Perhutani atas pelaksanaan komunikasi dan koordinasi tersebut. Ia menegaskan kesiapan LMDH untuk mendukung program tanam sekaligus membantu menjaga keamanan kawasan hutan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala BKPH Pariyo dan jajaran yang telah melaksanakan komsos bersama kami. Kami siap mendukung program tanam 2026 dan anggota kami sudah siap terlibat. Untuk keamanan hutan, kami juga siap membantu dengan membentuk tim ronda. Harapan kami, kerja sama Perhutani dan LMDH semakin erat sehingga masyarakat mendapatkan manfaat dan hutan tetap lestari,” ungkap Damijan.

Komsos bersama LMDH menjadi salah satu strategi KPH Mantingan dalam membangun kemitraan pengelolaan hutan berbasis masyarakat. Keterlibatan masyarakat desa hutan diharapkan dapat mendukung keberhasilan kegiatan tanam sekaligus memperkuat pengawasan terhadap kawasan hutan.

Administratur KPH Mantingan, Rohasan, menegaskan bahwa LMDH merupakan mitra strategis Perhutani dalam pengelolaan kawasan hutan.

“LMDH adalah mitra strategis. Libatkan mereka dalam setiap tahapan. Tanam harus berhasil, hutan harus aman,” tegas Rohasan.

Melalui komunikasi dan sinergi yang berkelanjutan, Perhutani KPH Mantingan bersama LMDH Wonosuro Joyo berkomitmen mendukung keberhasilan kegiatan tanam 2026 sekaligus menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan di wilayah BKPH Ngiri. (Mnt/Ism)

Editor: Nasyia

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *