Patroli Gabungan Perhutani KPH Purwodadi Perkuat Pengamanan Petak Rawan dan Antisipasi Kebakaran Hutan di BKPH Bandung

PURWODADI, PERHUTANI (13/07/2026) | Perum Perhutani KPH Purwodadi melalui jajaran BKPH Bandung melaksanakan kegiatan patroli gabungan di kawasan hutan rawan gangguan keamanan pada Petak 60 RPH Pekuwon dengan luas 32,2 hektare, Senin (13/07). Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meningkat pada musim kemarau.

Patroli gabungan dilaksanakan oleh jajaran Perhutani BKPH Bandung bersama masyarakat sekitar kawasan hutan sebagai bentuk sinergi dalam menjaga kelestarian sumber daya hutan. Selama kegiatan, petugas melakukan pemeriksaan kondisi tegakan, pemantauan titik-titik yang dinilai rawan terhadap pencurian kayu, perambahan kawasan, maupun potensi munculnya kebakaran akibat aktivitas manusia.

Selain melakukan pengamanan kawasan, petugas juga memberikan komunikasi sosial kepada masyarakat yang dijumpai di sekitar hutan agar bersama-sama menjaga kelestarian hutan dengan tidak melakukan pembakaran lahan, membuang puntung rokok sembarangan, maupun aktivitas lain yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Kegiatan ini merupakan implementasi arahan Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah yang menginstruksikan seluruh satuan kerja untuk meningkatkan patroli preventif, deteksi dini, serta kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau guna menekan risiko kebakaran hutan dan lahan. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Perhutani dalam menjaga fungsi ekologis, ekonomis, dan sosial hutan agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Bandung, Arie Gunawan, mengatakan bahwa patroli gabungan menjadi kegiatan rutin yang terus ditingkatkan sebagai langkah nyata menjaga keamanan kawasan hutan.

“Patroli gabungan ini merupakan upaya preventif untuk memastikan kondisi kawasan hutan tetap aman dan kondusif. Memasuki musim kemarau, kami meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan sesuai arahan Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah. Kami juga terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan karena keberhasilan pengelolaan hutan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Dengan hutan yang tetap lestari, manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan dapat terus dirasakan oleh generasi sekarang maupun yang akan datang,” ujar Arie Gunawan.

Sementara itu, warga Dusun Pekuwon, Suryadi, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan patroli yang dilakukan Perhutani bersama masyarakat.

“Kami sangat mendukung kegiatan patroli gabungan ini karena memberikan rasa aman sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap hutan. Kami siap membantu Perhutani melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan maupun tanda-tanda kebakaran hutan. Hutan merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama agar tetap lestari,” ungkapnya Suryadi.

Melalui kegiatan patroli gabungan ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap pengawasan kawasan hutan dapat semakin optimal, potensi gangguan keamanan maupun kebakaran hutan dapat dicegah sejak dini, serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian hutan terus meningkat. Sinergi antara Perhutani, pemerintah, aparat keamanan, LMDH, dan masyarakat diharapkan menjadi kunci utama dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang aman, produktif, dan berkelanjutan.

Editor : Diono

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *