Perhutani Banyumas Barat Dorong Pengelolaan Hutan Berkelanjutan Melalui Sinergi dengan Petani Hutan

BANYUMAS BARAT,  (07/05/2026) | Kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan terus diperkuat oleh Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) gabungan di wilayah kerja Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ujungmanik, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Rawa Timur.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut dihadiri jajaran Perhutani, tokoh masyarakat, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), Kelompok Tani Hutan (KTH), serta para petani penggarap lahan hutan di petak 62 F dan 62 H.

Administratur/Kepala KPH Banyumas Barat, Herri Merrikusiyanto Putro, melalui Kepala BKPH Rawa Timur, Kusnadi, menyampaikan bahwa hutan merupakan aset negara yang harus dikelola bersama melalui kemitraan yang saling menguntungkan antara Perhutani dan masyarakat.

“Kegiatan Komsos ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi antara Perhutani sebagai pengelola dan masyarakat sebagai mitra. Kami ingin memastikan setiap kebijakan yang dijalankan tetap selaras dengan kepentingan pelestarian lingkungan dan peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Kusnadi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala RPH Ujungmanik Imam, Kepala RPH Tritih Warman, Kepala RPH Cikonde Muswarsono, Kepala Urusan Teknik Kehutanan Sri Suwarsiyah, serta jajaran petugas lapangan yang memberikan pendampingan teknis dan administratif kepada masyarakat.

Fokus utama kegiatan kali ini adalah koordinasi bersama LMDH Dadi Makmur yang dipimpin Hadi Rismanto terkait pengelolaan lahan hutan secara produktif dan berkelanjutan.

Ketua LMDH Dadi Makmur, Hadi Rismanto, menyambut baik kegiatan komunikasi sosial tersebut. Menurutnya, dialog langsung bersama Perhutani sangat penting untuk membahas berbagai kendala di lapangan, termasuk pola tanam dan aturan kerja sama terbaru.

“Kami dari LMDH dan KTH berkomitmen mengikuti aturan yang telah ditetapkan Perhutani. Kami menyadari bahwa kelestarian hutan akan berdampak pada terjaganya sumber mata air dan kesuburan tanah. Kehadiran jajaran Perhutani hari ini memberikan semangat dan keyakinan bagi kami dalam mengelola lahan petak 62 F dan 62 H,” ungkap Hadi.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif terkait teknik pengayaan tanaman, tata cara pelaporan hasil hutan secara transparan, serta penguatan komitmen bersama dalam menjaga keamanan hutan dari ancaman pembalakan liar dan kebakaran hutan.

Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut, diharapkan hubungan antara Perhutani KPH Banyumas Barat dan masyarakat desa hutan semakin harmonis dalam mendukung terwujudnya pengelolaan hutan lestari dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. (Byb/Twn)

Editor: Diono

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *