PURWODADI, PERHUTANI (05/08/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi bersama Polres Grobogan menggelar Apel Siaga Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan hutan RPH Jangglengan, BKPH Jatipohon, Selasa (04/08). Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Perhutani dan Kepolisian dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
Apel siaga diikuti oleh Wakil Administratur KPH Purwodadi Henry Kristiawan, segenap Kepala BKPH beserta jajaran Polisi Kehutanan (Polhut), Kasat Samapta Polres Grobogan AKP Chandra Bayu Septi beserta anggota Sat Samapta Polres Grobogan. Setelah pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemadaman kebakaran hutan menggunakan peralatan pemadaman yang dimiliki Perhutani serta patroli terpadu di kawasan hutan untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dari potensi titik api.
Wakil Administratur KPH Purwodadi Henry Kristiawan menyampaikan bahwa kesiapsiagaan merupakan langkah penting dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, keberhasilan pengendalian karhutla tidak hanya ditentukan oleh kesiapan personel dan peralatan, tetapi juga melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan serta meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kelestarian hutan.
“Perhutani KPH Purwodadi terus memperkuat langkah-langkah pencegahan melalui patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat sekitar hutan, pembentukan pos siaga, serta koordinasi intensif dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait. Kami mengapresiasi dukungan Polres Grobogan dalam menjaga kawasan hutan sehingga upaya pencegahan kebakaran dapat berjalan lebih optimal. Harapan kami, melalui kegiatan ini seluruh personel semakin siap dan responsif apabila terjadi potensi kebakaran di lapangan,” ujar Henry.
Sementara itu, Kasat Samapta Polres Grobogan AKP Chandra Bayu Septi menegaskan bahwa Polres Grobogan siap mendukung penuh upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan melalui kegiatan patroli bersama serta respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat.
“Kebakaran hutan dan lahan merupakan ancaman yang harus diantisipasi bersama karena dampaknya sangat luas, baik terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, maupun perekonomian. Melalui apel siaga ini kami ingin memastikan seluruh personel memahami tugas dan prosedur penanganan di lapangan. Sinergi antara Polri dan Perhutani harus terus diperkuat agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan,” tegas AKP Chandra Bayu Septi.
Melalui kegiatan Apel Siaga Karhutla ini, Perhutani KPH Purwodadi bersama Polres Grobogan berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi, patroli terpadu, serta edukasi kepada masyarakat sebagai upaya menjaga kelestarian hutan dan mewujudkan kawasan hutan yang aman dari ancaman kebakaran selama musim kemarau.
Editoe : Diono













Leave a Reply