KEDU UTARA, WONOSOBO (26/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama Pemerintah Desa Deroduwur, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, yang berada di kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Dieng, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo, dalam rangka memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah di sekitar kawasan hutan, Selasa (23/06).
Kegiatan tersebut dilaksanakan mengingat Desa Deroduwur berada di wilayah lereng Gunung Bismo dan kawasan dataran tinggi Dieng yang memiliki bentang alam pegunungan yang indah serta menjadi salah satu lokasi yang kerap dikunjungi masyarakat maupun wisatawan untuk menikmati panorama alam dan berfoto.
Meningkatnya aktivitas masyarakat dan wisatawan di kawasan tersebut memerlukan perhatian bersama, terutama terkait potensi kebakaran hutan akibat kelalaian manusia, seperti membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah di area terbuka, maupun meninggalkan api unggun yang belum dipastikan padam sempurna.
Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Wonosobo, Naufal Rafif, mengatakan bahwa peran pemerintah desa sangat strategis dalam mendukung upaya perlindungan hutan melalui edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat.
“Perhutani berharap Pemerintah Desa Deroduwur dapat terus mengedukasi masyarakat agar bersama-sama menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran, terutama pada musim kemarau. Selain itu, pengelolaan sampah juga perlu menjadi perhatian agar kebersihan lingkungan tetap terjaga dan tidak menimbulkan potensi gangguan maupun risiko kebakaran,” ujar Naufal.
Menurutnya, kawasan hutan di sekitar lereng Gunung Bismo dan dataran tinggi Dieng memiliki fungsi penting, baik dari sisi ekologis, tata air, maupun sebagai penunjang sektor wisata yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar sehingga kelestariannya harus dijaga bersama.
Sementara itu, Kepala Desa Deroduwur, Kliwon, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan komunikasi yang dibangun Perhutani dalam upaya pencegahan karhutla di wilayahnya.
“Kami siap mendukung langkah-langkah Perhutani dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang baik. Kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama yang manfaatnya juga dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Kliwon.
Melalui kegiatan komunikasi sosial ini, Perhutani berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian kawasan hutan di lereng Gunung Bismo dan kawasan Dieng agar tetap aman, lestari, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat sekitar.(Kdu/Nurul)
Editor: Diono
Copyright © 2026













Leave a Reply