Perhutani dan Tiga Pilar Desa Gedangan Koordinasi Hadapi Kekeringan, Siapkan Penyaluran Air Bersih bagi Warga Dusun Sono

PURWODADI, PERHUTANI (25/08/2026) |  Perhutani KPH Purwodadi melalui jajaran BKPH Sambirejo terus memperkuat sinergi dengan unsur pemerintahan dan aparat kewilayahan dalam menghadapi dampak musim kemarau panjang. Salah satunya melalui kegiatan komunikasi sosial dan koordinasi bersama Babinsa Desa Gedangan Serda Rudi serta Bhabinkamtibmas Desa Gedangan Iptu Aris Zaidan terkait kondisi kekeringan yang melanda wilayah Dusun Sono, Desa Gedangan, Kecamatan Wirosari, pada Sabtu (22/08).

Kegiatan tersebut menjadi langkah bersama untuk memantau kondisi masyarakat yang terdampak kekeringan sekaligus membahas upaya penanganan, khususnya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga. Musim kemarau yang berlangsung cukup panjang menyebabkan ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah semakin terbatas, sehingga diperlukan kepedulian dan koordinasi lintas sektor agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Kepala BKPH Sambirejo Susilo menyampaikan bahwa Perhutani memiliki kepedulian terhadap kondisi masyarakat di sekitar wilayah kerja hutan, terlebih ketika menghadapi situasi kekeringan yang berdampak langsung terhadap kebutuhan sehari-hari warga.

“Kami terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa serta unsur TNI-Polri untuk mengetahui kondisi masyarakat yang terdampak kekeringan. Perhutani siap bersinergi dalam upaya membantu masyarakat, termasuk dalam koordinasi penyaluran bantuan air bersih ke wilayah yang membutuhkan. Kami berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga selama musim kemarau panjang ini,” ujar Susilo.

Menurutnya, koordinasi lapangan sangat penting agar bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Selain penanganan jangka pendek melalui penyaluran air bersih, komunikasi dengan berbagai pihak juga diperlukan untuk mengantisipasi dampak lain akibat kemarau, termasuk potensi kebakaran hutan dan lahan.

Sementara itu, Babinsa Desa Gedangan Serda Rudi mengapresiasi langkah Perhutani yang turut memberikan perhatian terhadap kondisi masyarakat Dusun Sono. Menurutnya, sinergi antara Perhutani, TNI, Polri dan pemerintah desa menjadi kekuatan penting dalam menghadapi persoalan kekeringan.

“Kondisi kekeringan di wilayah Dusun Sono perlu mendapat perhatian bersama karena air merupakan kebutuhan utama masyarakat. Kami mendukung koordinasi yang dilakukan Perhutani dan siap membantu di lapangan agar penyaluran air bersih dapat berjalan tertib, lancar dan tepat sasaran. Dengan kebersamaan semua pihak, mudah-mudahan kebutuhan warga selama musim kemarau dapat terbantu,” ungkap Serda Rudi.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran BKPH Sambirejo bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga melakukan komunikasi terkait kondisi lingkungan serta situasi masyarakat di wilayah Dusun Sono. Koordinasi diarahkan pada kesiapsiagaan menghadapi dampak kemarau, termasuk memastikan langkah penanganan kekeringan dapat dilakukan secara cepat apabila kondisi semakin membutuhkan bantuan.

Perhutani KPH Purwodadi berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik dengan masyarakat desa sekitar hutan serta memperkuat kolaborasi dengan tiga pilar di tingkat kewilayahan. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya membantu masyarakat dalam menghadapi kekeringan, tetapi juga mendukung upaya menjaga kelestarian hutan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Editor : Diono

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *