BANYUMAS BARAT, CILACAP (08/06/2026) | Dalam upaya menjaga keamanan kawasan hutan serta mencegah terjadinya gangguan keamanan hutan (gukamhut), Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat melaksanakan patroli preventif gabungan bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sida Makmur di Petak 63I-1 tanaman jati tahun 2001 yang berada di wilayah kerja BKPH Rawa Timur.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Administratur/Kepala KPH Banyumas Barat yang diwakili Kepala BKPH Rawa Timur, Kusnadi. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala RPH Cilacap Jamaniyanto, Kepala RPH Tritih Warman, Kepala RPH Ujungmanik Imam Prasetyo, dua personel Polisi Teritorial (Polter) Perhutani, serta Ketua LMDH Sida Makmur Dede Rosadi beserta anggota LMDH.
Patroli preventif gabungan ini merupakan salah satu langkah nyata Perhutani dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat desa hutan guna menjaga kelestarian sumber daya hutan. Selain melakukan pemantauan kondisi tegakan jati, kegiatan patroli juga bertujuan mendeteksi secara dini potensi gangguan keamanan hutan, seperti pencurian kayu, perambahan kawasan, penggembalaan liar, maupun tindakan lain yang dapat mengganggu kelestarian hutan.
Administratur KPH Banyumas Barat, melalui Kepala BKPH Rawa Timur Kusnadi menyampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan hutan tidak dapat dilakukan oleh Perhutani sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan, terutama masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan.
“Patroli preventif gabungan ini merupakan wujud komitmen Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan. Kami sangat mengapresiasi keterlibatan LMDH Sida Makmur yang selama ini telah menjadi mitra strategis Perhutani dalam menjaga kawasan hutan. Sinergi yang baik antara Perhutani dan masyarakat merupakan modal utama dalam menciptakan hutan yang aman, lestari, dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” ungkap Kusnadi.
Selama kegiatan patroli, tim gabungan melakukan pemeriksaan kondisi kawasan hutan di Petak 63I-1, memantau batas petak, mengecek kondisi tanaman jati tahun 2001, serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang dijumpai di sekitar kawasan hutan mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan dan melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Ketua LMDH Sida Makmur, Dede Rosadi, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan patroli gabungan tersebut. Menurutnya, keberadaan hutan memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat sekitar, baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun lingkungan.
“Kami dari LMDH Sida Makmur siap mendukung program-program Perhutani, khususnya dalam menjaga keamanan kawasan hutan. Hutan yang terjaga dengan baik akan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh anggota LMDH dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga hutan dari berbagai bentuk gangguan,” ujar Dede Rosadi.
Melalui kegiatan patroli preventif gabungan ini, Perhutani KPH Banyumas Barat berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian hutan sekaligus memperkuat kerja sama antara Perhutani dan LMDH dalam menciptakan kondisi kawasan hutan yang aman, produktif, dan berkelanjutan.
Patroli berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman jati di Petak 63I-1 terpantau baik dan tidak ditemukan indikasi gangguan keamanan hutan yang signifikan. Ke depan, kegiatan patroli gabungan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya pengamanan dan perlindungan kawasan hutan di wilayah kerja Perhutani KPH Banyumas Barat. (Byb/Twn)
Editor: Diono
Copyright © 2026













Leave a Reply