Perhutani KPH Banyumas Barat Dukung Penguatan Sabuk Kamtibmas Bersama Polresta Cilacap

BANYUMAS BARAT, CILACAP (11/08/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kegiatan Safari Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dalam rangka penguatan Sabuk Kamtibmas di wilayah hukum Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cilacap. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Perhutani, Kepolisian, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan kondisi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan Safari Kamtibmas tersebut dihadiri Wakil Administratur KPH Banyumas Barat, Ari Kurniawan, yang mewakili Administratur KPH Banyumas Barat, Herry Merkussiyanto Putro, didampingi Pembina Jagawana KPH Banyumas Barat, Setiadi, serta Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bokol, Sugeng Suyatno, beserta jajaran. Dari Polresta Cilacap hadir Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas), Mufti Is Efendi, beserta jajaran. Turut hadir Kepala Desa Sawangan, Sunarto, beserta perangkat desa.

Safari Kamtibmas merupakan salah satu bentuk pendekatan preventif untuk membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat dapat diidentifikasi sejak dini sekaligus dicarikan solusi secara bersama-sama. Penguatan Sabuk Kamtibmas juga dinilai penting, khususnya di wilayah yang memiliki kawasan hutan dan berinteraksi langsung dengan aktivitas masyarakat.

Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan Safari Kamtibmas sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar hutan.

Wakil Administratur KPH Banyumas Barat, Ari Kurniawan, menyampaikan bahwa Perhutani siap memperkuat sinergi dengan jajaran Kepolisian dan pemerintah desa dalam menjaga keamanan serta ketertiban wilayah.

“Perhutani KPH Banyumas Barat sangat mendukung kegiatan Safari Kamtibmas dan penguatan Sabuk Kamtibmas ini. Kawasan hutan merupakan bagian penting dari wilayah yang harus kita jaga bersama. Untuk itu, diperlukan sinergi antara Perhutani, Kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini. Kami juga akan terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pihak di lapangan,” ungkap Ari.

Menurutnya, masyarakat sekitar hutan memiliki peran penting dalam menjaga keamanan kawasan. Perhutani berharap melalui komunikasi yang intensif, berbagai persoalan sosial maupun potensi gangguan keamanan dapat diselesaikan secara persuasif dengan mengedepankan kepentingan bersama.

Sementara itu, Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat Polresta Cilacap, Mufti Is Efendi, menyampaikan bahwa Safari Kamtibmas merupakan bagian dari upaya Kepolisian untuk membangun komunikasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Safari Kamtibmas ini merupakan upaya untuk memperkuat komunikasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Perhutani dan pemerintah desa. Keamanan bukan hanya tanggung jawab Kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan adanya Sabuk Kamtibmas yang kuat, diharapkan masyarakat semakin aktif menjaga lingkungannya dan segera menyampaikan apabila terjadi potensi gangguan Kamtibmas,” jelas Mufti.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif, terutama di wilayah yang memiliki karakteristik geografis dan sosial yang beragam. Kepolisian juga mendorong masyarakat untuk mengedepankan penyelesaian secara musyawarah serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Kepala Desa Sawangan, Sunarto, beserta jajarannya menyambut baik pelaksanaan Safari Kamtibmas tersebut. Pemerintah desa siap mendukung program penguatan keamanan dan ketertiban melalui pemberdayaan masyarakat serta peningkatan koordinasi dengan Kepolisian dan Perhutani.

Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat berharap kegiatan tersebut dapat membangun komunikasi yang semakin kuat antara Perhutani, Kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat Sabuk Kamtibmas sekaligus mendukung terciptanya kawasan hutan dan lingkungan masyarakat yang aman, tertib, kondusif, serta berkelanjutan. (Byb/Twn).

Editor: Diono

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *