KEDU SELATAN (11/8) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan melaksanakan patroli terpadu dalam upaya meningkatkan perlindungan kawasan hutan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta gangguan keamanan hutan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Karangsambung pada Senin (10/08).
Perhutani KPH Kedu Selatan melalui patroli terpadu yang dipimpin oleh Komandan Regu (Danru) Polisi Hutan Mobil (Polhutmob) KPH Kedu Selatan bersama anggota Polhut, Kepala RPH Karangsambung, para mandor, serta tenaga operasional setempat menyusuri sejumlah kawasan hutan yang menjadi sasaran pemantauan.
Perhutani KPH Kedu Selatan mengawali patroli dari Tempat Penimbunan Getah (TPG) Sirangkok. Tim kemudian menyusuri jalur patroli menuju wilayah selatan yang meliputi petak 22 dan 24, dilanjutkan ke petak-petak terluar yang berbatasan langsung dengan tanah desa, yaitu petak 25, 26, 27, 28, dan 29.
Perhutani KPH Kedu Selatan juga menyambangi para penyadap getah pinus serta sejumlah TPG di Sirangkok, Pencil, Kaligending, dan Pon. Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan edukasi mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan, khususnya pada musim kemarau. Petugas juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan hutan.
Komandan Regu Polhutmob KPH Kedu Selatan, Harum Digdo Nugroho, menyampaikan bahwa patroli terpadu merupakan langkah preventif yang rutin dilaksanakan untuk memastikan kondisi kawasan hutan tetap aman sekaligus meningkatkan sinergi antara Perhutani dan masyarakat sekitar hutan dalam menjaga kelestarian sumber daya hutan.
“Patroli terpadu merupakan langkah preventif yang rutin kami laksanakan untuk memastikan kawasan hutan tetap aman. Kami juga terus membangun komunikasi dengan masyarakat sekitar hutan agar bersama-sama menjaga keamanan dan kelestarian sumber daya hutan,” ujar Harum.
Kepala RPH Karangsambung, Suntoko, menambahkan bahwa penyadap getah pinus memiliki peran penting dalam membantu pengawasan kawasan hutan. Menurutnya, penyadap merupakan mitra strategis Perhutani yang turut berperan dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan.
“Penyadap merupakan mitra strategis dalam menjaga keamanan hutan. Kami terus mengingatkan pentingnya keselamatan, keamanan, dan kelestarian kawasan hutan,” ungkap Suntoko.
Melalui kegiatan tersebut, Perhutani KPH Kedu Selatan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan upaya pencegahan Karhutla serta menjaga keamanan kawasan hutan secara berkelanjutan. Partisipasi aktif para penyadap dan masyarakat sekitar hutan menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mewujudkan kawasan hutan yang aman, lestari, dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta kesejahteraan masyarakat. (Kds/Bhs).
Editor: Diono
Copyright © 2026













Leave a Reply