Perhutani KPH Kedu Utara Edukasi Pendaki Gunung Sindoro tentang Kamhut dan Pencegahan Karhutla

KEDU UTARA, TEMANGGUNG (25/05/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Margo Sindoro melaksanakan patroli preventif di jalur pendakian Gunung Sindoro via Kledung, Desa Kledung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Senin (25/05). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus memberikan edukasi kepada para pendaki terkait keamanan hutan (kamhut), pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Patroli dilaksanakan dengan menyusuri jalur pendakian dan area camping yang berada di kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kwadungan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Temanggung. Dalam kegiatan tersebut, petugas Perhutani bersama anggota LMDH memberikan imbauan secara langsung kepada para pendaki agar tidak menyalakan api sembarangan, tidak membuang puntung rokok di kawasan hutan, serta membawa turun kembali sampah yang dihasilkan selama pendakian.

Selain patroli, petugas juga melakukan pemantauan terhadap kondisi kawasan hutan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan hutan dan kemungkinan terjadinya kebakaran hutan pada musim kemarau. Jalur pendakian Gunung Sindoro menjadi salah satu lokasi yang cukup ramai dikunjungi wisatawan dan pendaki sehingga diperlukan pengawasan serta edukasi secara rutin kepada masyarakat.

Wakil Administratur KPH Kedu Utara, Bambang Setyawan, menyampaikan bahwa kegiatan patroli preventif tersebut merupakan langkah bersama dalam menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para pendaki.

“Patroli preventif ini menjadi bagian dari upaya Perhutani bersama LMDH dalam menjaga kelestarian hutan di kawasan Gunung Sindoro. Selain melakukan pemantauan keamanan hutan, Perhutani juga mengedukasi para pendaki agar lebih peduli terhadap bahaya karhutla dan menjaga kebersihan kawasan hutan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Menurutnya, kesadaran masyarakat dan para pendaki memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem hutan agar tetap lestari dan aman dari ancaman kebakaran maupun kerusakan lingkungan.

Sementara itu, Ketua LMDH Margo Sindoro, Tukiyat, mengatakan bahwa sinergi antara Perhutani dan masyarakat sekitar hutan akan terus diperkuat guna menjaga kawasan pendakian Gunung Sindoro tetap nyaman dan asri.

“Kami bersama Perhutani rutin melakukan patroli sekaligus memberikan edukasi kepada pendaki. Harapannya, para pengunjung semakin sadar pentingnya menjaga hutan, tidak membuat api sembarangan, serta membawa turun sampah agar jalur pendakian tetap bersih dan nyaman,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tercipta kepedulian bersama antara pengelola kawasan, masyarakat, dan para pendaki dalam menjaga kelestarian kawasan hutan Gunung Sindoro sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Temanggung. (Kdu/Nurul)

Editor: Diono

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *