Perhutani KPH Kedu Utara Perkuat Sinergi dengan Pemdes Larangan Lor untuk Jaga Keamanan Hutan dan Cegah Karhutla

KEDU UTARA (15/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dan koordinasi dengan Pemerintah Desa Larangan Lor, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, pada Senin (12/10). Kegiatan yang menyasar wilayah sekitar kawasan hutan pangkuan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Dieng, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo, ini bertujuan meningkatkan keamanan kawasan hutan sekaligus mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian hutan. Melalui koordinasi tersebut, Perhutani dan pemerintah desa berupaya meningkatkan sinergi dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan hutan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran, terutama saat kondisi cuaca kering.

Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo, Naufal Rafif, menyampaikan bahwa komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan kawasan hutan secara berkelanjutan.

“Keamanan dan kelestarian hutan membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk pemerintah desa dan masyarakat sekitar hutan. Melalui komunikasi yang baik, kita dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan hutan serta memberikan edukasi mengenai bahaya karhutla dan langkah-langkah pencegahannya,” ungkap Naufal Rafif.

Ia menambahkan bahwa masyarakat memiliki peran strategis dalam upaya perlindungan hutan, terutama melalui kepedulian terhadap lingkungan, pencegahan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, serta penyampaian informasi apabila ditemukan indikasi gangguan di kawasan hutan.

Sekretaris Desa Larangan Lor, Heri Purnomo, menyambut baik koordinasi yang dilakukan Perhutani. Menurutnya, komunikasi lintas pihak diperlukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan dan kelestarian hutan.

“Kami mendukung upaya Perhutani dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait keamanan hutan dan pencegahan karhutla. Harapannya, sinergi ini semakin meningkatkan kepedulian warga sehingga kawasan hutan tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat,” ujar Heri Purnomo.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Kedu Utara berharap kolaborasi dengan Pemerintah Desa Larangan Lor dapat terus terjalin secara berkesinambungan. Dengan komunikasi yang intensif, edukasi yang tepat, serta keterlibatan aktif masyarakat, upaya menjaga keamanan hutan dan mencegah karhutla di wilayah RPH Dieng, BKPH Wonosobo, diharapkan berjalan lebih optimal demi mewujudkan hutan yang lestari dan lingkungan yang aman. (Kdu/Nurul)

Editor: Nasyia

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *