Perhutani KPH Mantingan dan LMDH Bangun Wono Gelar Patroli Gabungan untuk Cegah Karhutla dan Gangguan Keamanan Hutan

MANTINGAN (23/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan terus meningkatkan upaya perlindungan dan pengamanan kawasan hutan melalui sinergi dengan masyarakat desa hutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui patroli gabungan yang melibatkan jajaran petugas Perhutani, Polisi Mobil (Polmob), serta anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bangun Wono di kawasan hutan Desa Bedingin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora.

Patroli dipimpin oleh Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalinanas, Suroto, bersama Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sumberjo, Suryanto. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan, memantau kondisi kawasan, serta mengantisipasi potensi gangguan yang dapat mengancam keamanan dan kelestarian hutan.

Sasaran patroli meliputi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta antisipasi gangguan keamanan hutan. Petugas bersama anggota LMDH melakukan pemantauan langsung untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini sekaligus memastikan kondisi kawasan hutan tetap terjaga.

Berdasarkan hasil pemantauan selama patroli, kawasan hutan yang diperiksa terpantau aman. Meski demikian, kewaspadaan dan koordinasi antara petugas Perhutani dan masyarakat tetap diperlukan agar potensi gangguan dapat diketahui dan diantisipasi sedini mungkin.

Administratur KPH Mantingan, Bagas Avianto, melalui Kepala BKPH Kalinanas, Suroto, menyampaikan bahwa pengamanan hutan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.

“Patroli gabungan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla dan gangguan keamanan hutan. Kami mengapresiasi keterlibatan LMDH Bangun Wono yang aktif mendukung perlindungan hutan. Kedekatan masyarakat dengan kawasan hutan menjadi modal penting dalam membantu mendeteksi potensi gangguan sejak dini. Kami berharap sinergi ini terus ditingkatkan demi menjaga kelestarian hutan dan keberlanjutan manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Suroto mewakili Administratur KPH Mantingan.

Sementara itu, anggota LMDH Bangun Wono, Agung, menegaskan komitmen masyarakat untuk terus mendukung upaya perlindungan hutan melalui kerja sama dengan Perhutani.

“Kami siap bersinergi dengan Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan. Sebagai bagian dari masyarakat desa, kami berkomitmen untuk turut mengantisipasi potensi gangguan keamanan hutan,” ungkap Agung.

Melalui patroli gabungan ini, Perhutani KPH Mantingan berharap pengawasan kawasan hutan semakin optimal, pencegahan karhutla dapat dilakukan sejak dini, serta potensi gangguan keamanan hutan dapat diantisipasi melalui sinergi yang berkelanjutan. Kolaborasi antara Perhutani dan LMDH Bangun Wono menjadi wujud nyata bahwa perlindungan hutan akan semakin optimal dengan dukungan kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat. (Mnt/Ism)

Editor: Nisa

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *