Perhutani KPH Mantingan Perkuat Sinergi dengan LMDH Cegah Karhutla

MANTINGAN (06/09/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan melalui Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Trembes bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Gua Pasucen melakukan komunikasi sosial (Komsos) dalam rangka mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjelang puncak musim kemarau 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah kerja RPH Trembes, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Demaan, Minggu (06/09/2026).

Komsos dilakukan oleh Kepala RPH Trembes Dody Aris Winarno bersama Mandor Tanam RPH Trembes dan Ketua LMDH Wana Gua Pasucen Suntoro. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antara Perhutani dan LMDH dalam meningkatkan kewaspadaan serta pengendalian Karhutla di wilayah sekitar hutan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala RPH Trembes Dody Aris Winarno menjelaskan bahwa sejumlah wilayah RPH Trembes memiliki potensi kerawanan kebakaran karena terdapat tegakan muda dan rumput kering. Risiko Karhutla diperkirakan meningkat pada September hingga Oktober, sehingga diperlukan keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya pencegahan.

Ia mengajak LMDH Wana Gua Pasucen untuk menjadi salah satu garda terdepan dalam pencegahan Karhutla dengan mengaktifkan anggota untuk melakukan patroli serta sosialisasi kepada masyarakat. Warga juga diingatkan agar tidak membakar lahan, membuang puntung rokok sembarangan, maupun membakar sampah di kawasan hutan.

Administratur KPH Mantingan Rohasan melalui Kepala RPH Trembes Dody Aris Winarno menegaskan pentingnya kekompakan antara Perhutani dan masyarakat dalam mencegah Karhutla.

“Minggu ini saya bersama Mandor Tanam melakukan Komsos dengan Pak Suntoro, Ketua LMDH Wana Gua Pasucen. Intinya satu, kita harus kompak mencegah Karhutla. LMDH merupakan mitra penting. Dengan warga yang peduli, hutan kita akan aman. Saya titip wilayah Trembes kepada LMDH untuk ikut mengawasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LMDH Wana Gua Pasucen Suntoro menyampaikan apresiasi kepada Perhutani yang melibatkan masyarakat dalam upaya pencegahan Karhutla. Ia menegaskan komitmen LMDH untuk turut menjaga kawasan hutan.

“Kami berterima kasih sudah dilibatkan. Hutan ini milik kita bersama. Kami, LMDH Wana Gua Pasucen, berkomitmen membantu KPH Mantingan menjaga hutan dari kebakaran,” ujar Suntoro.

Komsos dengan LMDH menjadi salah satu strategi KPH Mantingan dalam membangun sistem pencegahan Karhutla berbasis masyarakat. LMDH Wana Gua Pasucen membawahi tiga desa di sekitar wilayah RPH Trembes, BKPH Demaan. Dengan keterlibatan langsung LMDH, diharapkan deteksi dini terhadap potensi Karhutla dapat dilakukan secara cepat sehingga penanganan dapat segera dilakukan dalam waktu 1 x 24 jam.

Administratur KPH Mantingan Rohasan berpesan agar jajaran di lapangan terus melibatkan LMDH dalam setiap kegiatan pengamanan dan perlindungan kawasan hutan.

“Rangkul LMDH. Beri pemahaman. Libatkan dalam setiap kegiatan. Mereka adalah mitra kunci pengamanan hutan,” pesannya. (Mnt/Ism)

Editor: Nisa

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *