Perhutani KPH Pekalongan Barat Bersama Pemdes Ciomas Tingkatkan Kolaborasi Pengamanan Hutan

PEKALONGAN BARAT (12-08-2026) | Dalam upaya memperkuat sinergi menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bantarkawung melakukan koordinasi bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Ciomas, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Selasa (11-08-2026).

Kegiatan koordinasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan kerja sama antara jajaran Perhutani dan pemerintah desa, khususnya dalam menjaga kawasan hutan agar tetap aman, tertib, dan terpelihara.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pentingnya kolaborasi dalam pengamanan kawasan hutan serta peningkatan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan. Sinergi antara Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan hutan.

Administratur KPH Pekalongan Barat melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tambakserang, Kusro, menekankan bahwa pengamanan hutan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan komunikasi yang baik serta keterlibatan berbagai pihak di tingkat desa untuk menciptakan kondisi kawasan hutan yang aman dan kondusif.

“Sinergi antara Perhutani dan Pemerintah Desa Ciomas sangat penting dalam menjaga kelestarian hutan. Melalui komunikasi yang baik, diharapkan setiap potensi gangguan keamanan hutan dapat dicegah sejak dini serta tercipta kerja sama yang harmonis dalam pengelolaan kawasan hutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ciomas, Kecamatan Bantarkawung, Poniran, menyambut baik koordinasi tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung upaya menjaga kelestarian serta keamanan hutan di wilayahnya.

Melalui koordinasi yang berkesinambungan, Perhutani BKPH Bantarkawung bersama Pemdes Ciomas diharapkan dapat memperkuat langkah-langkah preventif sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga hutan sebagai aset lingkungan dan sumber daya yang memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada koordinasi, tetapi dapat diwujudkan melalui kerja sama nyata di lapangan, sehingga keamanan kawasan hutan dan kelestarian lingkungan dapat terus terjaga. (Pkb/Sgy)

Editor: Diono

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *