Perhutani KPH Purwodadi Cek Jalur Angkutan Kayu, Pastikan Produksi Tebangan Berjalan Lancar dan Tetap Menjaga Kelestarian Hutan

PURWODADI, PERHUTANI (15/07/2026) | Dalam rangka memastikan kelancaran proses produksi hasil tebangan sekaligus menjaga kelestarian kawasan hutan, Administratur Perhutani KPH Purwodadi bersama jajaran petugas BKPH Jatipohon melaksanakan pengecekan kondisi jalan angkutan hasil tebangan dari Petak 117D1 RPH Jangglengan BKPH Jatipohon menuju Tempat Penimbunan Kayu, Rabu (15/07).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan operasional produksi agar proses pengangkutan kayu berlangsung secara aman, lancar, dan sesuai dengan kaidah pengelolaan hutan lestari. Selain memeriksa kondisi jalan angkutan, tim juga melakukan evaluasi terhadap akses yang dilalui kendaraan pengangkut kayu guna mengantisipasi potensi hambatan yang dapat mengganggu distribusi hasil produksi.

Dalam pengecekan tersebut, petugas memastikan bahwa jalur angkutan tetap layak digunakan tanpa menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan sekitar. Perhutani juga memberikan arahan kepada seluruh petugas lapangan agar selama proses pengangkutan selalu memperhatikan aspek keselamatan kerja, menjaga kebersihan kawasan hutan, serta meminimalkan dampak terhadap tegakan yang masih dipertahankan.

Administratur KPH Purwodadi Untoro Tri Kurniawan mengatakan bahwa pengecekan jalan angkutan merupakan bagian penting dalam rangkaian kegiatan produksi hasil hutan yang harus dilaksanakan secara terencana dan bertanggung jawab.

“Kegiatan ini bertujuan memastikan proses pengangkutan kayu dari lokasi tebangan menuju TPK dapat berjalan lancar, aman, dan efisien. Namun yang tidak kalah penting, seluruh kegiatan produksi harus tetap mengedepankan prinsip pengelolaan hutan lestari. Jalan angkutan harus digunakan secara bijaksana, tidak merusak lingkungan sekitar, serta seluruh petugas wajib menjaga kelestarian tegakan yang masih produktif. Produksi kayu dan pelestarian hutan harus berjalan beriringan sehingga manfaat ekonomi, sosial, dan ekologis hutan tetap terjaga bagi generasi mendatang,” jelas Untoro.

Ia menambahkan bahwa seluruh kegiatan tebangan di Perhutani telah melalui perencanaan yang matang sesuai ketentuan teknis serta prinsip Sustainable Forest Management (Pengelolaan Hutan Lestari). Setelah kegiatan produksi selesai, kawasan hutan akan terus dipelihara melalui program penanaman kembali, pemeliharaan tanaman, pengamanan hutan, serta pemberdayaan masyarakat sekitar hutan agar fungsi hutan tetap terjaga secara berkelanjutan.

Sementara itu, warga Desa Jangglengan, Suparno, mengapresiasi langkah Perhutani yang selalu memperhatikan kondisi jalan angkutan dan melibatkan masyarakat dalam menjaga kawasan hutan.

“Kami mendukung kegiatan Perhutani karena sebelum pengangkutan dilakukan selalu ada pengecekan terlebih dahulu sehingga akses jalan tetap terjaga dan aktivitas masyarakat tidak terganggu. Kami berharap kerja sama antara Perhutani dan warga terus terjalin dengan baik demi menjaga kelestarian hutan sekaligus mendukung kelancaran produksi hasil hutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ungkap Suparno.

Melalui kegiatan pengecekan jalan angkutan ini, Perhutani KPH Purwodadi menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan kelancaran produksi hasil hutan tanpa mengabaikan aspek konservasi. Sinergi antara Perhutani, petugas lapangan, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan pengelolaan hutan yang produktif, aman, berkelanjutan, serta memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara seimbang.

Editor : Diono

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *