PURWODADI, PERHUTANI (20/06/2026) | Dalam upaya menjaga kelestarian kawasan hutan dan mencegah terjadinya gangguan keamanan hutan (kamhut), jajaran Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pojok melaksanakan kegiatan patroli gabungan di wilayah kerja RPH Karanggetas dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Godan Wono Lestari, Jumat (19/06).
Kegiatan patroli menyasar beberapa petak kawasan hutan, di antaranya petak 41, petak 41B-1 seluas 1,4 hektare tanaman jati tahun tanam 2003 RPH Karanggetas, serta petak 53C seluas 6,8 hektare tanaman jati tahun tanam 2017.
Patroli gabungan tersebut melibatkan jajaran Perhutani BKPH Pojok bersama unsur masyarakat desa sekitar hutan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamhut, terutama pencurian kayu, perusakan tanaman, serta pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Pojok, Bambang Riantono, menyampaikan bahwa kegiatan patroli merupakan bentuk komitmen Perhutani dalam menjaga keamanan dan keberlangsungan ekosistem hutan.
“Patroli gabungan ini menjadi kegiatan rutin untuk memastikan kondisi kawasan hutan tetap aman. Selain mencegah gangguan keamanan hutan, kegiatan ini juga sebagai bentuk pengawasan terhadap tanaman agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar,” ujar Bambang.
Menurutnya, musim kemarau menjadi perhatian khusus karena potensi kebakaran hutan dan lahan dapat meningkat. Oleh karena itu, Perhutani terus memperkuat koordinasi dengan masyarakat sekitar hutan agar bersama-sama menjaga kawasan hutan.
“Kami mengajak masyarakat untuk ikut peduli menjaga hutan. Hutan bukan hanya aset Perhutani, tetapi juga sumber kehidupan yang harus dijaga bersama,” tambahnya.
Sementara itu, warga Desa Pojok, Supardi, mengapresiasi kegiatan patroli yang dilakukan Perhutani bersama masyarakat. Ia mengatakan keberadaan hutan memiliki peran penting bagi kehidupan warga sekitar.
“Kegiatan seperti ini sangat baik karena masyarakat bisa ikut mengetahui pentingnya menjaga hutan. Kalau hutan aman dan lestari, manfaatnya juga akan kembali kepada masyarakat, seperti menjaga sumber air, udara tetap bersih, serta mendukung kehidupan warga sekitar,” kata Supardi.
Melalui kegiatan patroli gabungan ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap sinergi antara petugas dan masyarakat dapat terus terjalin. Dengan pengawasan bersama, kawasan hutan dapat terhindar dari berbagai gangguan sehingga fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan, sumber ekonomi masyarakat, dan habitat berbagai flora fauna tetap terjaga.
Editor : Diono













Leave a Reply