PURWODADI, PERHUTANI (20/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui jajaran BKPH Sambirejo melaksanakan kegiatan patroli di petak rawan sekaligus orientasi wilayah hutan di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gondan, BKPH Sambirejo, pada Senin (20/07). Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk menjaga keamanan kawasan hutan, mencegah gangguan keamanan hutan serta mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau.
Patroli dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah petak yang dinilai memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi, meliputi petak 14, petak 15, petak 18, petak 19, petak 21, dan petak 23 dengan total luasan mencapai 68 hektare di wilayah RPH Gondan, BKPH Sambirejo. Selain melakukan pengawasan terhadap kondisi kawasan hutan, petugas juga melaksanakan orientasi wilayah guna memperkuat pemetaan lapangan, mengenali titik-titik rawan gangguan keamanan, serta memastikan kondisi tegakan dan akses menuju kawasan hutan tetap terpantau dengan baik.
Kegiatan tersebut oleh jajaran Perhutani BKPH Sambirejo sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian sumber daya hutan. Selama patroli, petugas melakukan pemantauan terhadap potensi aktivitas ilegal, mengecek kondisi vegetasi yang mulai mengering akibat musim kemarau, serta memberikan imbauan kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu kebakaran.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Sambirejo, Susilo, menyampaikan bahwa patroli rutin merupakan langkah strategis untuk memastikan kawasan hutan tetap aman sekaligus sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
“Patroli di petak-petak rawan terus kami tingkatkan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan kawasan hutan. Selain memantau potensi gangguan keamanan, kami juga mengantisipasi risiko kebakaran hutan yang meningkat pada musim kemarau. Kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama sehingga sinergi antara Perhutani, aparat, LMDH, dan masyarakat harus terus diperkuat agar hutan tetap lestari dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ujar Susilo.
Ia menambahkan bahwa Perhutani KPH Purwodadi terus mengimplementasikan arahan Kantor Divisi Regional Jawa Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla melalui patroli intensif, deteksi dini, komunikasi sosial, serta edukasi kepada masyarakat sekitar hutan mengenai pentingnya menjaga kawasan hutan dari segala bentuk ancaman.
Sementara itu, warga Desa Gondan, Sulistyo, mengapresiasi kegiatan patroli yang dilakukan Perhutani karena dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian hutan.
“Kami mendukung penuh kegiatan patroli yang dilakukan Perhutani. Kehadiran petugas di lapangan membuat masyarakat semakin sadar bahwa hutan harus dijaga bersama. Apalagi saat musim kemarau seperti sekarang, kami juga selalu diingatkan agar tidak melakukan pembakaran di sekitar kawasan hutan sehingga risiko kebakaran bisa dicegah sejak dini,” ungkap Sulistyo.
Melalui kegiatan patroli dan orientasi wilayah ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap kondisi kawasan hutan di wilayah BKPH Sambirejo tetap aman, terjaga dari gangguan keamanan maupun ancaman kebakaran hutan dan lahan. Perhutani juga terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan melalui kepedulian terhadap lingkungan, pelaporan dini apabila ditemukan potensi gangguan, serta penerapan perilaku yang ramah lingkungan. Dengan sinergi yang kuat antara Perhutani dan masyarakat, kelestarian hutan di wilayah KPH Purwodadi diharapkan dapat terus terpelihara sebagai penyangga kehidupan, pelestari ekosistem, dan sumber kesejahteraan bagi masyarakat sekitar hutan.
Editor : Diono













Leave a Reply