PURWODADI, PERHUTANI (28/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus memperkuat upaya menjaga kelestarian kawasan hutan melalui kegiatan patroli keamanan hutan sekaligus antisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh jajaran BKPH Sambirejo pada Selasa (28/07) di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gondan, meliputi petak 17, 18, dan 19 seluas 7,5 hektare.
Patroli dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif untuk memastikan kondisi kawasan hutan tetap aman dari berbagai potensi gangguan keamanan, seperti pencurian hasil hutan, perambahan, perburuan liar, maupun ancaman kebakaran hutan yang meningkat pada musim kemarau. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melakukan pemantauan terhadap kondisi vegetasi, memeriksa titik-titik rawan kebakaran, serta memberikan imbauan kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun membuang puntung rokok sembarangan.
Selain menyusuri jalur-jalur rawan, petugas juga mengajak masyarakat sekitar untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian hutan. Edukasi mengenai pentingnya menjaga ekosistem hutan, melestarikan sumber mata air, serta mencegah segala aktivitas yang dapat memicu kebakaran menjadi bagian penting dalam patroli tersebut.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Sambirejo, Susilo, menyampaikan bahwa patroli keamanan hutan merupakan salah satu bentuk komitmen Perhutani dalam menjaga kelestarian sumber daya hutan sekaligus meminimalkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Patroli rutin ini kami laksanakan untuk memastikan kawasan hutan tetap aman dan lestari. Memasuki musim kemarau, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan harus terus ditingkatkan. Oleh karena itu, selain melakukan pengawasan di lapangan, kami juga mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun di sekitar kawasan hutan. Kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama karena manfaatnya sangat besar bagi lingkungan maupun kehidupan masyarakat,” ujar Susilo.
Ia menambahkan, sinergi antara Perhutani dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kawasan hutan. Menurutnya, keterlibatan warga dalam memberikan informasi apabila ditemukan potensi gangguan keamanan maupun titik api akan mempercepat langkah penanganan sehingga kerusakan hutan dapat dicegah sejak dini.
Sementara itu, warga Desa Gondan, Parjono, mengapresiasi langkah Perhutani yang secara rutin melaksanakan patroli dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat.
“Kami merasa terbantu dengan adanya patroli yang rutin dilakukan Perhutani. Kehadiran petugas membuat masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga hutan dan tidak melakukan pembakaran lahan, terutama saat musim kemarau seperti sekarang. Kami siap mendukung Perhutani untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan agar tetap memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang,” ungkap Parjono.
Melalui kegiatan patroli keamanan hutan yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Perhutani KPH Purwodadi berharap potensi gangguan keamanan maupun kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sedini mungkin. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Perhutani dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari, aman, produktif, serta memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan.
Editor : Diono













Leave a Reply