Perhutani KPH Purwodadi Intensifkan Patroli Preventif Cegah Gangguan Keamanan Hutan di BKPH Jatipohon

PURWODADI, PERHUTANI (24/07/2026) | Perhutani KPH Purwodadi terus memperkuat upaya perlindungan kawasan hutan melalui kegiatan patroli preventif guna mencegah gangguan keamanan hutan. Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan di petak 116 E seluas 12,5 hektare, tanaman jati tahun tanam 2011, wilayah RPH Jangglengan, BKPH Jatipohon, LMDH Wono Martani pada Kamis (23/07).

Patroli yang dilakukan oleh jajaran Perhutani BKPH Jatipohon ini merupakan langkah antisipatif dalam menjaga kelestarian hutan dari berbagai potensi gangguan, seperti pencurian hasil hutan, perambahan kawasan, perburuan liar, hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meningkat pada musim kemarau. Selain melakukan pengawasan lapangan, petugas juga memantau kondisi tegakan jati, akses keluar masuk kawasan hutan, serta memberikan imbauan kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan agar turut menjaga kelestariannya.

Kegiatan patroli dilaksanakan secara menyeluruh dengan menyisir titik-titik yang dinilai rawan terhadap gangguan keamanan. Petugas memastikan tidak ditemukan aktivitas ilegal maupun indikasi yang dapat mengancam keberlangsungan fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan dan sumber daya alam yang harus dijaga bersama.

Administratur Perhutani KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Jatipohon, Tutut Sugianto, menyampaikan bahwa patroli preventif merupakan salah satu bentuk komitmen Perhutani dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang aman, lestari, dan berkelanjutan.

“Patroli preventif kami lakukan secara rutin untuk memastikan kawasan hutan tetap aman dari berbagai bentuk gangguan. Keamanan hutan menjadi tanggung jawab bersama karena hutan memiliki fungsi yang sangat penting sebagai penyangga kehidupan, penyedia sumber air, penghasil oksigen, serta penopang perekonomian masyarakat sekitar. Kami juga terus mengajak masyarakat agar bersama-sama menjaga kelestarian hutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang,” ujar Tutut.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara Perhutani, LMDH, pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan kawasan hutan yang kondusif. Dengan meningkatnya kepedulian seluruh pihak, potensi gangguan keamanan maupun kebakaran hutan dapat dicegah sejak dini.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Karangrejo, Surono, mengapresiasi kegiatan patroli yang rutin dilakukan oleh Perhutani.

“Kami merasa lebih tenang dengan adanya patroli yang dilakukan secara berkala. Kehadiran petugas di lapangan membuat masyarakat semakin sadar bahwa hutan adalah aset bersama yang harus dijaga. Kami siap mendukung Perhutani dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi merusak hutan. Semoga hutan di wilayah kami tetap lestari dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya Surono.

Melalui kegiatan patroli preventif ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan dan kelestarian hutan semakin meningkat. Dengan kolaborasi yang baik antara Perhutani, LMDH, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan kawasan hutan di wilayah BKPH Jatipohon tetap terjaga, produktif, serta mampu memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Editor : Diono

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *