Perhutani KPH Purwodadi melalui jajaran BKPH Sambirejo Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga yang Terdampak Kekeringan

PURWODADI, PERHUTANI (24/08/2026) |  Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sambirejo menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 16.000 liter atau empat truk tangki kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di Dusun Sono, Desa Gedangan, pada Sabtu (22/08).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial Perhutani terhadap masyarakat sekitar hutan yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau panjang. Kondisi kemarau yang berlangsung cukup lama menyebabkan sejumlah sumber air masyarakat mengalami penurunan debit, sehingga kebutuhan air bersih menjadi semakin sulit dipenuhi.

Penyaluran bantuan dilakukan oleh jajaran BKPH Sambirejo dengan melibatkan masyarakat setempat. Air bersih tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, khususnya untuk keperluan rumah tangga selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Sambirejo, Susilo, menyampaikan bahwa bantuan air bersih merupakan wujud kepedulian Perhutani kepada masyarakat di sekitar kawasan hutan.

“Perhutani KPH Purwodadi melalui BKPH Sambirejo berupaya hadir membantu masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang. Bantuan sebanyak 16.000 liter air bersih ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Dusun Sono. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga sumber air dan lingkungan, termasuk kawasan hutan, karena kelestarian hutan memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan air dan keseimbangan ekosistem,” ujar Susilo.

Menurutnya, keberadaan hutan yang terjaga dengan baik mempunyai fungsi ekologis yang sangat penting, salah satunya dalam menjaga tata air. Hutan yang lestari dapat membantu meningkatkan resapan air ke dalam tanah, menjaga sumber mata air serta mengurangi risiko kekeringan dalam jangka panjang. Karena itu, kepedulian terhadap kelestarian hutan perlu dibangun bersama antara Perhutani dan masyarakat.

Sementara itu, Ketua LMDH Wana Makmur, Sudar, menyampaikan apresiasi kepada Perhutani KPH Purwodadi atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Dusun Sono.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Purwodadi dan BKPH Sambirejo yang telah memberikan bantuan air bersih kepada warga. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat karena musim kemarau yang panjang membuat warga kesulitan mendapatkan air. Kami berharap sinergi dan kepedulian seperti ini dapat terus terjalin. Masyarakat juga siap mendukung upaya Perhutani dalam menjaga dan melestarikan hutan,” ungkap Sudar.

Lebih lanjut, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dan kepedulian antara Perhutani dengan masyarakat desa sekitar hutan. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bersama bahwa keberadaan hutan yang lestari memiliki keterkaitan erat dengan ketersediaan air dan keberlangsungan kehidupan masyarakat.

Perhutani KPH Purwodadi juga terus mendorong masyarakat sekitar hutan untuk turut menjaga kawasan hutan dari berbagai gangguan, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penebangan ilegal, serta aktivitas lain yang dapat mengganggu kelestarian hutan.

Dengan adanya bantuan air bersih tersebut, Perhutani berharap kebutuhan air masyarakat Dusun Sono dapat sedikit terbantu selama menghadapi musim kemarau panjang. Di sisi lain, sinergi antara Perhutani, LMDH dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menjaga hutan agar tetap lestari sehingga manfaat ekologis, sosial dan ekonomi hutan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Editor : Diono

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *