PURWODADI, PERHUTANI (06/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jatipohon terus memperkuat langkah preventif dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Upaya tersebut dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi bersama Bhabinkamtibmas Desa Sumberjatipohon Brigpol Choirul Hakim di Dusun Mambe, Desa Sumberjatipohon, pada Senin (05/10).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi terjadinya Karhutla, khususnya pada kondisi cuaca yang relatif kering. Jajaran Perhutani BKPH Jatipohon bersama Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api di sekitar kawasan hutan serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran maupun gangguan keamanan hutan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Jatipohon Tutut Sugianto menyampaikan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.
“Antisipasi Karhutla harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan. Kami terus membangun komunikasi dengan masyarakat dan unsur keamanan agar potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin. Masyarakat kami imbau untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hutan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak melakukan pembakaran yang berpotensi merembet ke kawasan hutan, serta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api,” ungkapnya Tutut Sugianto.
Menurut Tutut, menjaga hutan dari ancaman kebakaran bukan hanya berkaitan dengan pengamanan kawasan, tetapi juga merupakan bagian penting dari menjaga kelestarian hutan. Hutan yang terlindungi dari kebakaran akan mampu menjalankan fungsi ekologisnya secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.
“Kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan mencegah kebakaran sejak dini, kita turut menjaga tegakan tanaman, ekosistem, sumber air, serta lingkungan agar tetap lestari untuk generasi mendatang,” tambahnya Tutut Sugianto.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sumberjatipohon Brigpol Choirul Hakim mengatakan bahwa pihaknya mendukung langkah Perhutani dalam memperkuat pencegahan Karhutla melalui komunikasi langsung dengan masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan, terutama di sekitar kawasan hutan. Apabila melihat adanya aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran atau menemukan titik api, segera informasikan kepada Perhutani maupun aparat agar dapat ditangani dengan cepat,” ujarnya Brigpol Choirul Hakim.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara Perhutani, kepolisian, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan kewaspadaan bersama. Dengan komunikasi yang intensif, potensi gangguan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan.
Kegiatan komunikasi tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mengingatkan masyarakat bahwa pencegahan Karhutla jauh lebih efektif apabila dilakukan sebelum api muncul. Selain menjaga keamanan kawasan, langkah preventif juga menjadi bagian dari komitmen Perhutani dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari, aman, dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, Perhutani KPH Purwodadi bersama unsur kepolisian dan masyarakat terus membangun kepedulian serta kesiapsiagaan dalam menjaga kawasan hutan. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu memperkecil potensi terjadinya Karhutla sekaligus menjaga hutan tetap hijau dan lestari.
Editor : Diono
















Leave a Reply