PURWODADI, PERHUTANI (25/06/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus memperkuat upaya perlindungan kawasan hutan melalui sinergi dengan aparat kepolisian. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan penjagaan terpadu di Pos Induk Penjagaan Hutan BKPH Linduk, Kamis (25/06), yang melibatkan jajaran petugas BKPH Linduk, anggota Polisi Kehutanan Mobil (Polhutmob) KPH Purwodadi, serta Perwira Pembina (Pabin) Jaga Wana Polres Grobogan.
Kegiatan penjagaan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjaga keamanan kawasan hutan dari berbagai potensi gangguan, seperti pencurian kayu, perambahan hutan, perburuan satwa liar, maupun aktivitas lain yang dapat merusak kelestarian hutan. Selain melakukan penjagaan di pos, petugas juga meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pemantauan terhadap jalur-jalur yang rawan dilalui pelaku pelanggaran kehutanan serta memperkuat koordinasi antarpetugas di lapangan.
Sinergi antara Perhutani dan Polres Grobogan melalui program Jaga Wana diharapkan mampu menciptakan sistem pengamanan hutan yang lebih efektif. Kehadiran aparat kepolisian bersama Polisi Kehutanan memberikan efek pencegahan (deterrent effect) sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Linduk, M. Bagus Nurul Iman, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Polres Grobogan menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga kelestarian hutan.
“Pengamanan hutan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan penjagaan terpadu ini kami terus memperkuat sinergi dengan Polres Grobogan agar potensi gangguan keamanan hutan dapat dicegah sedini mungkin. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga hutan sebagai aset negara yang memiliki fungsi ekologis, ekonomi, dan sosial bagi kehidupan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keberadaan Pos Induk Penjagaan Hutan menjadi titik strategis dalam mendukung pengawasan kawasan, sehingga setiap informasi maupun potensi gangguan dapat segera ditindaklanjuti secara cepat dan terkoordinasi.
Sementara itu, Pabin Jaga Wana Polres Grobogan, Aiptu Wahyu Setiawan, mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara Perhutani dan kepolisian dalam menjaga keamanan kawasan hutan.
“Kami berkomitmen mendukung Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan melalui kegiatan Jaga Wana. Kehadiran personel kepolisian bersama Polisi Kehutanan merupakan bentuk kolaborasi untuk mencegah tindak pidana kehutanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat turut berperan aktif dengan segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi merusak hutan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan penjagaan terpadu yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Perhutani KPH Purwodadi optimistis kondisi keamanan kawasan hutan di wilayah BKPH Linduk dapat terus terjaga. Sinergi dengan aparat penegak hukum serta dukungan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan hutan yang aman, lestari, dan berkelanjutan demi memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.
Editor : Diono













Leave a Reply