PURWODADI, PERHUTANI (20/07/2026) | Dalam rangka memperkuat pengamanan kawasan hutan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui BKPH Jatipohon melaksanakan kegiatan siaga dan stanby di Pos Bayangan yang berada di petak 144A seluas 10,6 hektare, RPH Jangglengan, BKPH Jatipohon, wilayah kerja LMDH Jati Makmur, Desa Sumberjatipohon, pada Minggu (19/07).
Kegiatan siaga tersebut difokuskan pada pengawasan kawasan hutan tanaman jati tahun tanam 2001, sekaligus memantau kondisi petak-petak di sekitarnya yang meliputi petak 86, petak 116, dan petak 87. Kehadiran personel di Pos Bayangan bertujuan mempercepat respons apabila terjadi gangguan keamanan hutan maupun potensi kebakaran hutan dan lahan.
Selain melakukan pemantauan, jajaran Perhutani BKPH Jatipohon juga melaksanakan patroli rutin, pengecekan kondisi tegakan, pemantauan aktivitas masyarakat di sekitar kawasan hutan, serta memberikan imbauan kepada warga agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, seperti membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Jatipohon, Tutut Sugianto, menyampaikan bahwa keberadaan Pos Bayangan merupakan bagian dari strategi pengamanan hutan yang dilakukan secara berkelanjutan, khususnya pada musim kemarau yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran cukup tinggi.
“Siaga di Pos Bayangan merupakan langkah preventif untuk memastikan kondisi kawasan hutan tetap aman, sekaligus mempercepat penanganan apabila ditemukan indikasi kebakaran maupun gangguan keamanan hutan lainnya. Kami terus meningkatkan patroli, pengawasan, serta menjalin sinergi dengan LMDH dan masyarakat sekitar hutan agar kelestarian sumber daya hutan tetap terjaga. Pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan setelah terjadi kebakaran,” ujar Tutut Sugianto.
Ia menambahkan bahwa Perhutani KPH Purwodadi juga terus mengimplementasikan arahan Kantor Divisi Regional Jawa Tengah untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh jajaran dalam menghadapi musim kemarau melalui patroli terpadu, deteksi dini titik api, penyediaan personel siaga, serta edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya karhutla.
Sementara itu, Ketua LMDH Jati Makmur, Saryono, menyatakan bahwa masyarakat desa hutan siap mendukung penuh upaya Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan.
“Kami bersama anggota LMDH akan terus membantu Perhutani melakukan pengawasan lingkungan hutan, memberikan informasi apabila terdapat potensi kebakaran maupun aktivitas yang mencurigakan, serta mengajak masyarakat untuk menjaga hutan sebagai aset bersama. Hutan yang lestari memberikan manfaat bagi lingkungan, menjaga sumber mata air, mencegah bencana, dan menjadi penopang kesejahteraan masyarakat sekitar,” ungkap Saryono.
Melalui kegiatan siaga dan stanby di Pos Bayangan tersebut, Perhutani KPH Purwodadi berharap seluruh potensi gangguan keamanan hutan, khususnya kebakaran hutan dan lahan, dapat dicegah sedini mungkin. Sinergi antara Perhutani, LMDH, pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian hutan agar fungsi ekologis, ekonomi, dan sosialnya tetap terpelihara bagi generasi sekarang maupun mendatang.
Editor : Diono













Leave a Reply