Perhutani KPH Purwodadi Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla dan Keamanan Hutan di BKPH Pojok

PURWODADI, PERHUTANI (11/09/2026) |  Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sekaligus memperkuat keamanan hutan. Upaya tersebut dilaksanakan jajaran Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pojok melalui kegiatan siaga Karhutla dan keamanan hutan di wilayah petak 39A, 53C, 41B-2, dan 43C, yang dipusatkan di Pos Plang Ijo, BKPH Pojok, pada Kamis (10/09).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pembinaan oleh Wakil Administratur KPH Purwodadi terkait peningkatan kinerja jajaran Perhutani di lapangan. Pembinaan menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh personel memahami tugas, tanggung jawab, serta langkah-langkah preventif dalam menjaga kawasan hutan agar tetap aman, produktif, dan lestari.

Wakil Administratur KPH Purwodadi Henry Kristiawan menyampaikan bahwa kesiapsiagaan terhadap Karhutla dan gangguan keamanan hutan harus dilakukan secara konsisten, terutama dengan meningkatkan kegiatan pemantauan dan patroli di kawasan hutan yang memiliki potensi kerawanan.

“Kesiapsiagaan merupakan langkah utama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan maupun gangguan keamanan hutan. Seluruh jajaran harus mampu mengenali potensi kerawanan, meningkatkan pengawasan, serta melakukan tindakan pencegahan secara cepat dan tepat. Selain itu, koordinasi dengan masyarakat dan unsur terkait perlu terus diperkuat karena menjaga hutan merupakan tanggung jawab bersama,” ungkapnya Henry Kristiawan.

Menurut Henry, keberhasilan menjaga kawasan hutan tidak hanya diukur dari tidak terjadinya gangguan, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak dalam membangun kesadaran dan kepedulian terhadap kelestarian hutan. Karena itu, kegiatan siaga dan pembinaan di lapangan diharapkan dapat meningkatkan disiplin serta kesiapan petugas dalam menjalankan tugas.

Sementara itu, Kepala BKPH Pojok Bambang Riantono mengatakan bahwa jajaran BKPH Pojok secara rutin melakukan pemantauan dan patroli pada wilayah kerja, termasuk di petak 39A, 53C, 41B-2, dan 43C. Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin potensi munculnya titik api maupun gangguan keamanan hutan.

“Kami bersama jajaran terus meningkatkan kesiapsiagaan dengan melakukan pemantauan kondisi kawasan, patroli, serta koordinasi dengan masyarakat sekitar hutan. Apabila ditemukan potensi gangguan, akan segera dilakukan langkah penanganan sesuai prosedur. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan bersama-sama menjaga keamanan kawasan hutan,” jelas Bambang.

Ia menambahkan, kondisi kawasan hutan yang memasuki periode rawan kebakaran membutuhkan kewaspadaan lebih tinggi dari seluruh personel. Selain kesiapan peralatan dan personel, komunikasi dengan masyarakat sekitar hutan juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan Karhutla.

“Kami berharap kepedulian masyarakat terhadap hutan semakin meningkat. Hutan bukan hanya menjadi sumber manfaat ekonomi, tetapi juga memiliki fungsi ekologis yang harus dijaga keberlangsungannya. Dengan sinergi antara Perhutani dan masyarakat, keamanan serta kelestarian hutan dapat terus dipertahankan,” tambahnya Bambang.

Dukungan terhadap upaya menjaga kawasan hutan juga disampaikan warga Dusun Pojok, Karno. Ia mengatakan bahwa masyarakat sekitar hutan memiliki peran penting dalam membantu Perhutani melakukan pengawasan terhadap lingkungan hutan.

“Kami sebagai warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan tentu ikut berkepentingan agar hutan tetap aman dan tidak terjadi kebakaran. Kalau melihat adanya asap, api, atau kegiatan yang mencurigakan, kami siap berkoordinasi dengan petugas Perhutani. Hutan yang aman dan lestari juga memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Karno.

Kegiatan siaga tersebut menjadi bagian dari langkah preventif Perhutani KPH Purwodadi dalam menghadapi ancaman Karhutla sekaligus menjaga kawasan dari berbagai bentuk gangguan keamanan. Melalui pembinaan kinerja, patroli, pemantauan kawasan, dan penguatan komunikasi dengan masyarakat, diharapkan potensi gangguan dapat dicegah sejak dini.

Perhutani KPH Purwodadi berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan masyarakat desa sekitar hutan serta seluruh pihak terkait dalam menciptakan kondisi hutan yang aman, sehat, dan produktif. Kesiapsiagaan bersama tersebut menjadi fondasi penting untuk mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan sekaligus menjaga kelestarian hutan bagi generasi mendatang.

Editor : Diono

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *