Perhutani KPH Purwodadi Tingkatkan Pengamanan Hutan Melalui Patroli Gabungan dan Siaga Pos Induk BKPH Sambirejo

PURWODADI, PERHUTANI (28/06/2026) |Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus memperkuat upaya perlindungan kawasan hutan dengan melaksanakan patroli gabungan keamanan hutan sekaligus siaga di Pos Induk 8 BKPH Sambirejo pada Sabtu (27/06). Kegiatan ini dilaksanakan oleh jajaran Perhutani BKPH Sambirejo sebagai langkah preventif dalam menjaga kelestarian hutan, mengantisipasi gangguan keamanan, serta mempererat sinergi antara petugas lapangan dan masyarakat sekitar hutan.

Patroli gabungan menyasar sejumlah titik yang dinilai memiliki peran penting dalam pengamanan kawasan hutan, yaitu Petak 25 RPH Gondan, Petak 73 RPH Sendangpakelan, dan Petak 72 RPH Siwalan. Selain melakukan pemantauan kondisi tegakan dan akses keluar masuk kawasan hutan, petugas juga memastikan tidak terdapat aktivitas ilegal seperti pencurian kayu, perambahan hutan, maupun potensi gangguan lainnya yang dapat mengancam kelestarian sumber daya hutan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Perhutani dalam menjaga fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan. Melalui patroli rutin dan siaga personel di Pos Induk 8 BKPH Sambirejo, diharapkan setiap potensi gangguan dapat dideteksi secara dini sehingga penanganannya dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Sambirejo, Susilo, menyampaikan bahwa kegiatan patroli gabungan merupakan salah satu strategi pengamanan yang terus diintensifkan untuk memastikan kawasan hutan tetap aman, lestari, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Patroli gabungan dan siaga di Pos Induk merupakan bentuk kesiapsiagaan kami dalam menjaga aset negara berupa kawasan hutan. Kehadiran petugas di lapangan tidak hanya bertujuan mencegah terjadinya pencurian kayu atau gangguan keamanan lainnya, tetapi juga memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan. Hutan yang terpelihara dengan baik akan memberikan manfaat ekologis, ekonomi, maupun sosial bagi generasi sekarang dan mendatang,” ujar Susilo.

Selain patroli, petugas juga melakukan komunikasi dengan masyarakat yang ditemui di sekitar kawasan hutan. Dalam kesempatan tersebut disampaikan pentingnya menjaga kelestarian hutan, tidak melakukan penebangan tanpa izin, serta segera melaporkan kepada petugas apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi merusak kawasan hutan.

Salah seorang warga Desa Siwalan, Jasmanto, mengapresiasi langkah Perhutani yang secara rutin melakukan patroli keamanan di wilayah hutan.

“Kami merasa lebih tenang dengan adanya patroli rutin dari Perhutani. Kehadiran petugas menjadi bukti bahwa hutan benar-benar dijaga. Kami sebagai masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk ikut mengawasi dan menjaga hutan agar tetap lestari, sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan oleh anak cucu kami,“ ungkapnya Jasmanto.

Melalui kegiatan patroli gabungan dan siaga ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap terbangun kesadaran bersama bahwa menjaga hutan bukan hanya menjadi tanggung jawab Perhutani, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh pihak. Sinergi antara petugas, aparat, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan kawasan hutan yang aman, lestari, produktif, serta mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat

Editor  : Diono

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *