MANTINGAN, (08/09/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kebon, Irwan Istianto, bersama segenap Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) se-BKPH Kebon dan anggota Komando Rayon Militer (Koramil) Bulu, Sertu Hariyanto, melaksanakan patroli gabungan di petak 16 RPH Mantingan, BKPH Kebon, Selasa (08/09/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi Gangguan Keamanan Hutan (Gukamhut) dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di salah satu titik rawan wilayah BKPH Kebon.
Patroli gabungan tersebut diikuti Kepala BKPH Kebon KPH Mantingan, Irwan Istianto, segenap Kepala RPH se-BKPH Kebon, Sertu Hariyanto dari Koramil Bulu, serta jajaran mandor RPH Mantingan.
Kepala BKPH Kebon, Irwan Istianto, menyampaikan bahwa petak 16 RPH Mantingan dipilih sebagai lokasi patroli karena merupakan area perbatasan desa dengan kondisi tegakan jati muda dan banyak terdapat alang-alang kering sehingga rawan terhadap Gukamhut dan Karhutla. Dalam patroli tersebut, petugas melakukan pengecekan batas petak, sekat bakar, plang larangan, serta potensi adanya pelaku kegiatan ilegal.
Menurutnya, keterlibatan TNI dalam patroli gabungan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keamanan kawasan hutan.
“Pada hari ini, Selasa, 8 September 2026, saya bersama semua Kepala RPH se-BKPH Kebon dan Sertu Hariyanto dari Koramil Bulu melakukan patroli gabungan di petak 16 RPH Mantingan. Kita fokus pada dua hal, yaitu menjaga hutan dari gangguan dan menjaga hutan dari api. Dengan TNI turun langsung, kami yakin wilayah BKPH Kebon bisa kita jaga bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Sertu Hariyanto dari Koramil Bulu menegaskan kesiapan TNI untuk bersinergi dengan Perhutani dalam mencegah gangguan keamanan hutan dan kebakaran.
“Saya Sertu Hariyanto dari Koramil Bulu. Kami siap bersinergi dengan Perhutani. Patroli gabungan ini harus terus berjalan. Kita cegah gangguan dan kebakaran sebelum terjadi. Masyarakat juga harus kita ajak. Hutan aman, warga sejahtera,” ungkap Hariyanto.
Patroli di petak 16 RPH Mantingan tersebut merupakan bagian dari program “Siaga Karhutla dan Gukamhut BKPH Kebon 2026”. Sepanjang musim kemarau, BKPH Kebon menargetkan pelaksanaan patroli gabungan satu kali dalam seminggu di titik-titik prioritas.
Dengan keterlibatan TNI dan jajaran Kepala RPH, diharapkan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan hutan dan Karhutla dapat dilakukan secara cepat sehingga wilayah BKPH Kebon tetap aman dan terjaga.
Administratur KPH Mantingan Rohasan menyampaikan pesan agar pelaksanaan patroli dilakukan dengan menyasar titik-titik rawan serta melibatkan unsur terkait.
“Pilih titik rawan, patroli jangan monoton. Libatkan TNI-Polri. Dokumentasikan. Itu bukti kita bekerja,” pesannya. (Mnt/Ism)
Editor: Baim
Copyright © 2026













Leave a Reply