Perhutani Mengadakan Pelepasan Empat Karyawan yang Memasuki Masa Purnatugas

PEKALONGAN BARAT (01-10-2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat menggelar apel pagi sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian empat karyawan yang memasuki masa purna tugas per 1 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat dan haru tersebut dilaksanakan di halaman kantor KPH Pekalongan Barat dan diikuti oleh jajaran manajemen serta seluruh karyawan pada Rabu (30/09).

Dalam amanatnya, Administratur KPH Pekalongan Barat, Maria Endah Ambarwati, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun. Ia menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari babak kehidupan baru yang tetap penuh makna.

“Terima kasih atas segala kontribusi, loyalitas, kerja keras, dan pengabdian yang telah diberikan. Jejak pengabdian yang ditorehkan akan selalu menjadi bagian penting dari perjalanan Perhutani, khususnya KPH Pekalongan Barat,” ujarnya dengan penuh haru.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Pensiunan Kehutanan Indonesia (Penshutindo) Cabang Pekalongan Barat, Edi Setiawan, mengapresiasi perhatian KPH Pekalongan Barat yang memberikan ruang khusus melalui apel pagi untuk melepas empat karyawan yang memasuki masa pensiun per 1 Oktober 2026.

Dengan disaksikan seluruh peserta apel, penyerahan Surat Keputusan (SK) purna tugas kepada empat karyawan tersebut dilakukan secara simbolis. Kegiatan juga diisi dengan pemberian cendera mata sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka. Suasana haru semakin terasa ketika seluruh peserta apel memberikan tepuk tangan sebagai bentuk apresiasi.

“Rekan-rekan kerja yang hadir tampak turut merasakan haru. Kebersamaan yang telah terjalin selama bertahun-tahun meninggalkan kesan mendalam. Perpisahan ini bukan sekadar seremoni, melainkan juga ungkapan rasa kekeluargaan yang kuat di lingkungan kerja,” katanya.

Salah seorang karyawan yang memasuki masa purna tugas, Suparman, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kebersamaan selama menjalankan tugas. Ia berharap silaturahmi tetap terjaga meskipun dirinya tidak lagi aktif bekerja di Perhutani.

Apel pagi tersebut tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh karyawan tentang arti pengabdian, loyalitas, dan kebersamaan. Dengan penuh haru, kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar karyawan yang memasuki masa purna tugas senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagiaan dalam menjalani masa pensiun. (Pkb/Sgy)

Editor: Farah

Copyright ©️ 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *