Perhutani Pasang Portal untuk Perkuat Pencegahan Illegal Logging

CEPU (13/10/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu memasang portal sebagai langkah preventif untuk mencegah praktik pembalakan liar atau illegal logging di kawasan hutan pada Senin (12/10). Pemasangan portal ini bertujuan meningkatkan pengawasan akses keluar-masuk kawasan hutan sekaligus mempersempit peluang pengangkutan hasil hutan secara ilegal.

Mewakili Administratur KPH Cepu, Wakil Administratur KPH Cepu, Lukman Jayadi, menjelaskan bahwa pemasangan portal merupakan langkah antisipatif untuk mendukung pengendalian akses kendaraan yang melintas di jalur tertentu menuju kawasan hutan. Keberadaan portal diharapkan dapat membantu petugas melakukan pengawasan secara lebih terarah, khususnya ketika terdapat potensi gangguan keamanan hutan.

Lukman Jayadi menegaskan bahwa portal tersebut tidak akan difungsikan secara terus-menerus, tetapi disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan pengamanan di lapangan.

“Portal tersebut nantinya tidak difungsikan secara terus-menerus, melainkan hanya digunakan pada kondisi tertentu, terutama ketika terdapat informasi atau indikasi adanya kendaraan yang berpotensi digunakan untuk mengangkut hasil hutan secara ilegal,” jelas Lukman.

Sementara itu, pembuat portal menjelaskan bahwa konstruksinya dirancang dengan memperhatikan kekuatan dan ketahanan material agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Portal ini dibuat menggunakan besi yang kuat sehingga diharapkan kokoh, tahan terhadap penggunaan di lapangan, dan mampu menunjang kebutuhan pengamanan akses kawasan hutan. Dalam proses pembuatannya, kami memperhatikan kekuatan konstruksi agar portal dapat berfungsi dengan baik sesuai peruntukannya,” ungkapnya.

Perhutani KPH Cepu berharap pemasangan portal dapat mendukung upaya pencegahan praktik pembalakan liar sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan hutan. Namun, pengamanan hutan tidak hanya bergantung pada sarana fisik, tetapi juga membutuhkan patroli rutin, pemantauan jalur rawan, pertukaran informasi, serta koordinasi yang baik antara petugas Perhutani, aparat terkait, dan masyarakat sekitar hutan.

Melalui pemasangan portal tersebut, Perhutani KPH Cepu menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan kawasan hutan dan melestarikan sumber daya alam. Partisipasi masyarakat juga diharapkan meningkat, terutama dalam memberikan informasi apabila mengetahui aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengarah pada pencurian atau pengangkutan hasil hutan secara ilegal.

Sinergi antara Perhutani dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci penting dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang aman, tertib, dan berkelanjutan demi kelestarian lingkungan serta kepentingan generasi mendatang. (Cpu/Pai).

Editor: Febby

Copyright © 2026

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *